Pemkot Sukabumi Gelar Konferensi Pers Terkait Hasil Test CPNS Tahap ke 2

SUKABUMI, HR – Berkaitan dengan hasil Test Seleksi Kompetensi Dasar CPNS (Tahap 2) yang telah dilaksanakan belum lama ini di Kota Bandung, Jawa Barat, Pemerintah Kota Sukabumi menggelar konferensi pers, Selasa (18/02/20) bertempat di Off Room Setda Kota Sukabumi.

Dalam kesempatan tersebut Sekdakot Sukabumi, Dida Sembada menjelaskan, dari 3.752 pendaftar, 3001 orang dinyatakan lolos seleksi Seleksi Administrasi dan berhak mengikuti Test Seleksi Kompetensi Dasar untuk memperebutkan 114 formasi yang tersedia.

“Dari 3.001 orang yang lolos seleksi administrasi, 342 orang diantaranya tidak bisa mengikuti test SKD di Bandung kemarin, dengan berbagai sebab, ada yang terlambat atau persyaratan tidak bisa dipenuhi,” ungkap Dida.

Disebutkan, peserta test CPNS harus mengikuti beberapa variabel test antara lain Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), Test Karakterristik Pribadi (TKP), Test Intelegensi Umum (TIU) dan, Test Wawasan Kebangsaan (TWK), dengan nilai kumulatif yang harus diraih minimal 271 point.

Namun lanjutnya, “kendati nilai yang diraih sudah sesuai passing grade, tapi itu belum dinyatakan memenuhi target untuk bisa ikut Seleksi Kompetensi Bidang (SKB), peserta 3 besar dari masing-masing formasi lah yang berhak mengikuti SKB,” jelasnya.

“Nama – nama dan nilai peserta yang lolos SKD dari BKN, bisa dilihat di website resmi Kota Sukabumi, jadi tidak mungkin orang yang namanya tidak tercantum disana akan mengikuti test SKB nanti, proses seleksi CPNS ini sangat transparan,” katanya.

Sementara Walikota Sukabumi, H Achmad Fahmi mengatakan, pihaknya butuh dukungan dari insan pers untuk menyampaikan informasi hasil SKD kepada masyarakat, agar tidak terjadi kegaduhan.

“Butuh dukungan media untuk menyampaikan informasi hasil test SKD CPNS ini, agar tidak terjadi simpang siur informasi di masyarakat, yang dikhawatirkan akan menimbulkan kegaduhan akibat kurang memahami prosedur SKD,” katanya.

Ditegaskan, dinyatakan lolos SKD, tidak serta merta peserta menjadi CPNS, tapi yang bersangkutan berhak mengkuti test SKB, “Walaupun sudah lolos SKD, ada kriteria tertentu yang harus dimiliki peserta, agar bisa ikut test SKB,” ujarnya.

Fahmi menambahkan, proses seleksi CPNS ini sangat transparan dan dipantau oleh Panselnas serta Pansel Wilayah, “Jangan percaya pada siapapun orangnya yang mengaku mampu meloloskan peserta yang sudah lolos SKD, bisa ikuti SKB apalagi langsung jadi PNS, masih ada tahapan seleksi ketat yang harus dilalui,” tegasnya.

Loading...

Hadir sebagai Pembicara dalam kegiatan kali ini, Walikota Sukabumi, H Achmad Fahmi, Sekdakot Sukabumi, H Dida Sembada didampingi Asda I Bidang Pemerintahan, Iskandar, Sekertaris Badan Kepegawaian Daerah, Ade Suherman. ida

Tinggalkan Balasan