PAGAR ALAM, HR — Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Pagar Alam, Cholmin Heryadi, mengikuti rapat koordinasi (rakor) pengendalian inflasi tahun 2026 secara virtual, Senin (26/10/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Besemah III, Sekretariat Daerah Kota Pagar Alam. Rakor ini juga membahas isu strategis terkait guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) serta evaluasi dukungan pemerintah daerah terhadap Program 3 Juta Rumah.
Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Sekjen Kemendagri), Tomsi Tohir, memimpin rakor tersebut. Dalam arahannya, ia meminta pemerintah daerah mengantisipasi potensi kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Menurut Tomsi, peningkatan aktivitas masyarakat pada Desember berpotensi memengaruhi permintaan barang kebutuhan pokok. Karena itu, pemerintah daerah perlu menyiapkan langkah antisipasi sejak dini untuk menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.
Ia juga mendorong pemerintah daerah berkoordinasi dengan Perum Bulog untuk menggelar operasi pasar di wilayah masing-masing. Langkah tersebut diharapkan dapat membantu menjaga ketersediaan pasokan dan menekan potensi lonjakan harga bahan pokok.
“Oleh sebab itu, kita harus mengantisipasinya sejak dini, khususnya pemerintah daerah dan Bulog. Kami berharap pemerintah daerah dapat mengadakan operasi pasar dan mempersiapkannya dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.
Selain pengendalian inflasi, rakor tersebut membahas persoalan strategis terkait guru PPPK. Pembahasan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk memperhatikan berbagai isu kepegawaian di sektor pendidikan.
Rakor juga mengevaluasi dukungan pemerintah daerah terhadap Program 3 Juta Rumah, salah satu program prioritas nasional di bidang perumahan. Evaluasi tersebut membahas peran pemerintah daerah dalam mendukung pelaksanaan program sesuai kebijakan yang berlaku.
Melalui keikutsertaan dalam rakor ini, Pemerintah Kota Pagar Alam diharapkan dapat memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, menindaklanjuti isu guru PPPK, serta mendukung program perumahan nasional.
