SUKABUMI, HR — Pemerintah Kota Sukabumi bersama Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Sukabumi memperkuat sinergi untuk mendorong investasi, pertumbuhan ekonomi, dan penciptaan lapangan kerja melalui rencana dua proyek strategis dengan total luas 130 hektare.
Komitmen tersebut disampaikan Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, saat menerima audiensi pengurus baru Kadin Kota Sukabumi yang dipimpin Ketua Kadin, Elis, Selasa (20/10/2026).
Dua proyek yang direncanakan meliputi pembangunan Kawasan Industri Terpadu seluas 60 hektare dan Kawasan Perkotaan dan Kota Satelit seluas 70 hektare.
Kawasan Industri Terpadu seluas 60 hektare dirancang untuk menampung investasi di sektor manufaktur dan industri produktif. Sementara itu, Kawasan Perkotaan dan Kota Satelit seluas 70 hektare direncanakan menjadi pusat perdagangan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi baru di Kota Sukabumi.
Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah dan dunia usaha menjadi fondasi penting untuk menciptakan iklim investasi yang sehat.
Menurutnya, sinergi tersebut diharapkan mampu membuka peluang kerja, meningkatkan daya saing daerah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Ketua Kadin Kota Sukabumi, Elis, menyatakan kesiapan organisasinya untuk menjadi penghubung antara pemerintah daerah, pengusaha lokal, dan investor dalam mendukung realisasi kedua proyek tersebut.
Kadin diharapkan dapat membantu memperkuat komunikasi dan kerja sama antar pemangku kepentingan agar rencana investasi dapat berkembang sesuai kebutuhan daerah.
Pemkot Sukabumi berharap rencana pembangunan kawasan industri dan kawasan perkotaan tersebut mendapat dukungan masyarakat. Kedua proyek itu diharapkan mampu mendorong aktivitas ekonomi, memperluas kesempatan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan warga.
Namun, realisasi proyek masih memerlukan tindak lanjut dan penjelasan lebih lanjut mengenai lokasi, tahapan pembangunan, kebutuhan investasi, serta jadwal pelaksanaannya.
