Pemkab Sintang Kumpulkan Mahasiswa Penerimaan Beasiswa dan Berikan Penghargaan

SINTANG, HR – Sekretaris Derah Kabupaten Sintang yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan dab]n Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang Syarief Yasser Arafat, S. Sos, M. Si memberikan Pengarahan dan Evaluasi Program Pendidikan Mahasiswa Jalur Kerjasama dan Beasiswa Pemerintah Kabupaten Sintang Tahun 2020 di Balai Praja Kantor Bupati Sintang pada Jumat, 11 Desember 2020.

Hadir dalam kesempatan tersebut Pelaksana Tugas Inspektur Kabupaten Sintang Dra. Ardatin, M. Si, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Sintang Ulidal Muchtar, S. Sos, M, Si, Perwakilan OPD dan mahasiswa yang mendapat beasiswa dari Pemkab Sintang yang menempuh berbagai pendidikan di berbagai universitas.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Sintang Ulidal Muchtar, S. Sos, M, Si menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Sintang secara konsisten menyiapkan program beasiswa untuk anak-anak yang berprestasi. “Program ini sudah berjalan beberapa tahun ini. “Sampai saat ini sudah menyekolahkan sebanyak 42 orang ke Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura, untuk setiap tahunnya kita seleksi 3 orang putra dan putri Kabupaten Sintang yang terbaik,” ungkap Ulidal Muchtar.

“Untuk mahasiswa kedokteran yang sudah penempatan berjumlah 22 orang di beberapa fasilitas kesehatan milik pemerintah dan tersebar di beberapa kecamatan dan dalam kota, mahasiswa internship sebanyak 3 orang, mahasiswa koas sebanyak 4 orang, dan mahasiswa aktif sebanyak 13 orang. Berdasarkan hasil rekapitulasi KHS di semester genap mahasiswa aktif IPK rata-rata diatas 3 dan untuk tahun 2020 ini kita sudah menyeleksi untuk menetapkan 3 peserta dengan nilai terbaik,” tambah Kabag Kesra.

Pengarahan dan evaluasi Program Pendidikan Mahasiswa Jalur Kerjasama dan Beasiswa Pemerintah Kabupaten Sintang tahun 2020 di Balai Praja Kantor Bupati Sintang Jumat, 11 Desember 2020.

“Terhitung dari 2017 sampai dengan 2020 Pemkab Sintang telah menyekolahkan sebanyak 54 mahasiswa di Politeknik Pembangunan Pertanian Magelang (Polbangtan), angkatan 2017 sebanyak 15 orang, angkatan 2018 sebanyak 20 orang, angkatan 2019 sebanyak 9 orang dan angkatan 2020 sebanyak 10 orang. Namun, kondisi sampai tanggal 11 Desember 2020 jumlah mahasiswa menjadi 53 orang dikarenakan salah satu mahasiswa gagal untuk melanjutkan pendidikan,” katanya Ulidal Muchtar.

Sementara itu, Dra. Ardatin, M. Si Pelaksana Tugas Inspektorat menyampaikan terkaitnya penggunaan anggaran APBD yang digunakan untuk beasiswa yang dikelola oleh bagian Kesejahteraan Rakyat.

Loading...

“Inspektur berkewajiban untuk mengaudit serta memeriksa anggaran yang digunakan supaya tidak menjadi temuan, adapun konsekunsi yang sudah diatur dalam undang-undang jika ada mahasiswa yang di anggap gagal dalam perkuliahannya agar mengembalikan dana yang telah digunakan” tegas Ardatin. tim

Tinggalkan Balasan