Pemkab Lampung Selatan Bina 200 Remaja Islam Masjid

LAMSEL, HR — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan terus memperkuat pembinaan karakter generasi muda melalui kegiatan Pembinaan Remaja Islam Masjid (Risma) Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2026. Sebanyak 200 remaja mengikuti kegiatan yang berlangsung di Aula Rajabasa, Kantor Bupati Lampung Selatan, Selasa (21/7/2026).

Peserta berasal dari SMA, SMK, MAN, Madrasah Aliyah, serta Forum Komunikasi (FK) Risma di Kabupaten Lampung Selatan. Kegiatan mengusung tema “Bersama Risma Kita Wujudkan Lampung Selatan HELAU Agamanya dan Betik Akhlaknya.”

Acara dibuka oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Muhammad Darmawan, yang hadir mewakili Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama.

Dalam sambutannya, Muhammad Darmawan menegaskan bahwa Risma memiliki peran penting sebagai mitra strategis pemerintah dalam membentuk generasi muda yang religius, berakhlak mulia, serta memiliki jiwa kepemimpinan.

Baca juga:  2.222 Guru PAUD di Lampung Selatan Terima Insentif, Zita Anjani: Jasa Guru Tak Boleh Dilupakan

Menurutnya, Pemkab Lampung Selatan akan terus mendukung berbagai program pembinaan yang mampu meningkatkan kapasitas generasi muda, baik dari sisi kepemimpinan, keilmuan, maupun pembentukan karakter.

“Pemkab Lampung Selatan memandang Risma sebagai mitra strategis dalam pembinaan generasi muda. Karena itu, dukungan terhadap kegiatan seperti ini akan terus dilakukan. Harapannya, pembinaan ini mampu meningkatkan kapasitas kepemimpinan, keilmuan, dan yang terpenting memperkuat karakter religius setiap anggota Risma,” ujar Muhammad Darmawan.

Ia menjelaskan bahwa tema kegiatan mencerminkan komitmen membangun generasi muda yang unggul, tidak hanya dalam bidang intelektual, tetapi juga memiliki keimanan dan akhlak yang kuat.

Selain itu, Muhammad Darmawan mengajak para peserta memanfaatkan perkembangan teknologi secara positif. Menurutnya, era digital menghadirkan banyak peluang untuk belajar dan berdakwah, tetapi juga membawa tantangan berupa hoaks, pornografi, perundungan, hingga paham radikalisme.

Baca juga:  Proyek Tanggul Sungai Rangkui Rp4,08 Miliar Mulai Dikerjakan

“Jadilah generasi yang cerdas dan bijak dalam bermedia sosial. Filter utama kalian haruslah ilmu agama dan ketakwaan. Jadikan era digital sebagai sarana meningkatkan kapasitas diri sekaligus menyebarkan kebaikan,” pesannya.

Pada kesempatan tersebut, Muhammad Darmawan juga memperkenalkan Program Desa HELAU dan Betik sebagai salah satu program prioritas Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan. Program itu dinilai selaras dengan tujuan pembinaan Risma, yaitu membentuk masyarakat yang religius, berkarakter, dan aktif berkontribusi dalam pembangunan daerah.

Di akhir sambutannya, ia berharap seluruh peserta mampu menerapkan ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama pembinaan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat.

Muhammad Darmawan juga mengajak seluruh anggota Risma menjadi agen perubahan yang menyebarkan nilai-nilai kebaikan, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta mendukung terwujudnya Lampung Selatan yang HELAU Agamanya dan Betik Akhlaknya. santi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *