PAM Jaya Gelar Khitanan Massal untuk 2.000 Anak Se-Jakarta

JAKARTA, HR — Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) PAM Jaya kembali menggelar khitanan massal gratis bagi 2.000 anak dari seluruh wilayah Jakarta. Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (CSR) tahunan ini berlangsung pada 1–8 Juli 2026 sebagai rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Kota Jakarta.

Khitanan massal memasuki penyelenggaraan keempat sejak dimulai pada 2023. Tahun ini, kegiatan dilaksanakan di lima wilayah administrasi Jakarta, termasuk di Masjid Darul Jannah, Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, pada Rabu (1/7/2026).

PAM Jaya menyelenggarakan kegiatan tersebut bersama Tim Penggerak PKK DKI Jakarta dan Komunitas Kebaya Jakarta (KKJ).

Hadir dalam kegiatan itu Ketua TP PKK DKI Jakarta Hani Pramono, Ketua Dharma Wanita DKI Jakarta Lisniawati Uus, Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan Ali Murthadho, Ketua Daya Wanita PAM Jaya Lya Arief, serta Pengurus Komunitas Kebaya Jakarta Hetty Andika Perkasa.

Baca juga:  SMP 201 Jakbar Sinergikan Kepandaian, Moral dan Akhlak

Wakil Wali Kota Jakarta Selatan Ali Murthadho mengapresiasi kolaborasi PAM Jaya dengan pemerintah kota dalam penyelenggaraan khitanan massal di lima wilayah administrasi Jakarta.

Ia berharap program sosial tersebut terus berlanjut karena memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Perwakilan PAM Jaya menjelaskan bahwa pihaknya sengaja memilih waktu pelaksanaan saat libur sekolah agar proses pemulihan peserta dapat berlangsung lebih optimal.

“Kami memilih waktu libur sekolah agar pemulihan anak-anak berjalan lancar. Ini merupakan wujud kepedulian kami agar anak-anak di Jakarta tumbuh lebih sehat dan mendapatkan pelayanan yang layak,” ujarnya.

Antusiasme masyarakat terlihat tinggi, khususnya di Jakarta Selatan. Dari target awal 500 peserta, jumlah pendaftar mencapai 605 anak.

Baca juga:  Dana BOS Belum Turun, Kepala Sekolah di DKI Kelimpungan

PAM Jaya memprioritaskan peserta yang benar-benar membutuhkan dan belum pernah menjalani khitan. Program ini terbuka secara gratis bagi seluruh warga, termasuk masyarakat yang belum menjadi pelanggan PAM Jaya.

Untuk memberikan kenyamanan, PAM Jaya menggunakan metode klip yang dinilai lebih minim pendarahan dan mempercepat proses pemulihan. Pelaksanaan khitan juga didukung tenaga medis dari rumah sakit yang telah bekerja sama sejak program ini dimulai.

PAM Jaya berharap jumlah peserta khitanan massal dapat terus bertambah pada tahun mendatang sehingga semakin banyak anak di Jakarta yang memperoleh manfaat dari program sosial tersebut. rg

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *