Kumpul Bareng Warga di Panyingkiran, Kapolres Majalengka Ajak Aktifkan Satkamling

MAJALENGKA, HR — Kapolres Majalengka AKBP M Aldy Sulaiman mengajak masyarakat mengaktifkan kembali Satuan Keamanan Lingkungan (Satkamling) untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Ajakan tersebut disampaikan saat kegiatan Kumpul Bareng Warga di Kantor Desa Panyingkiran, Kecamatan Panyingkiran, Kabupaten Majalengka, Rabu (28/10/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 14.30 WIB itu menjadi sarana bagi Polres Majalengka untuk mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus menyerap aspirasi warga secara langsung.

Kapolres Majalengka memimpin kegiatan tersebut bersama Wakapolres Kompol Ngadiman, S.Kom., serta sejumlah pejabat utama Polres Majalengka. Mereka antara lain Kasat Lantas AKP Pandu Renata Surya, S.T.K., S.I.K., M.H., Kasat Narkoba AKP Ecep Karniman, S.H., M.H., CPHR., Kasat Samapta Iptu Dedi Sutikno, S.H., M.H., dan Kapolsek Panyingkiran Iptu Mardiyono beserta personel jajaran.

Kepala Desa Panyingkiran Saeful Bahri, S.H., menyambut kedatangan rombongan bersama Babinsa Sertu Tata, Ketua BPD Otong Hasim, Ketua DKM Masjid Jami Nurul Mutaqin Amsor, Ketua Karang Taruna Otong Yayat, para ketua RT/RW, anggota Linmas, tokoh agama, serta warga setempat.

Dalam dialog bersama warga, AKBP M Aldy Sulaiman memperkenalkan diri dan jajaran pejabat utama Polres Majalengka. Ia juga memaparkan upaya kepolisian dalam memberantas berbagai penyakit masyarakat demi menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.

Kapolres menyebut Polres Majalengka telah menyita 37.000 butir obat keras terbatas dan psikotropika, 20.000 botol minuman keras, serta lebih dari 1.100 knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis atau knalpot brong. Selain itu, petugas menangkap 71 orang yang diduga terlibat tindak kejahatan.

“Puji dan syukur alhamdulillah kita dapat berkumpul dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan ini. Perlu kami sampaikan bahwa dalam upaya cipta kondisi, Polres Majalengka telah berhasil menyita sebanyak 37.000 butir obat keras terbatas dan psikotropika, 20.000 botol minuman keras, lebih dari 1.100 buah knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis (brong), serta menangkap 71 orang pelaku kejahatan,” ujar AKBP M Aldy Sulaiman.

Ia menjelaskan, kejahatan dapat terjadi ketika niat bertemu dengan kesempatan. Karena itu, kepolisian membutuhkan dukungan masyarakat untuk mempersempit peluang terjadinya tindak kriminal.

“Bagaimana cara kita memutus dan menghilangkan niat serta kesempatan tersebut? Kuncinya adalah sinergi kuat antara Polri dan masyarakat. Hal ini dapat diwujudkan melalui pengaktifan kembali Pos Satkamling serta kehadiran aktif Bhabinkamtibmas di tengah warga,” tambahnya.

Kepala Desa Panyingkiran Saeful Bahri menyampaikan apresiasi atas kunjungan Kapolres Majalengka beserta jajarannya. Ia berharap kegiatan silaturahmi tersebut terus berlanjut dan mendorong warga menghidupkan kembali sistem keamanan lingkungan di setiap RT.

Menurutnya, keterlibatan warga melalui siskamling menjadi salah satu langkah penting untuk memperkuat kewaspadaan dan menjaga keamanan lingkungan.

Selain membahas kamtibmas, Kapolres Majalengka juga menyoroti potensi bencana alam seiring perubahan cuaca dan memasuki musim hujan. Ia menginstruksikan Kapolsek dan Bhabinkamtibmas agar segera mendata serta memetakan lingkungan RT/RW yang rawan terdampak bencana.

Melalui kegiatan Kumpul Bareng Warga, Polres Majalengka berharap komunikasi antara kepolisian dan masyarakat semakin kuat. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kewaspadaan warga, mendorong kembali aktivitas Satkamling, serta menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat di wilayah Kabupaten Majalengka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *