DEPOK, HR — Kepala SDN Ratu Jaya Dua, Nurseha, S.Pd., berharap Pemerintah Kota Depok segera merealisasikan pembangunan gedung sekolah bertingkat untuk mengatasi keterbatasan ruang kelas. Penambahan ruang belajar tersebut dinilai penting agar seluruh siswa kelas I hingga kelas VI dapat mengikuti kegiatan belajar mengajar pada pagi hari.
Saat ditemui wartawan Harapan Rakyat di ruang kerjanya, Nurseha menyambut dengan ramah dan menjawab pertanyaan seputar kondisi sekolah yang dipimpinnya. Dengan sikap santun dan bijaksana, ia menyampaikan sejumlah kebutuhan sekolah, termasuk belum terealisasinya anggaran revitalisasi gedung SDN Ratu Jaya Dua.
Menurut Nurseha, para guru selama ini terus memperhatikan perkembangan belajar siswa sekaligus membimbing mereka untuk menerapkan kedisiplinan, terutama dalam hal ketepatan waktu datang ke sekolah.
Pembiasaan tersebut dilakukan agar siswa tidak tertinggal materi pelajaran ketika guru mulai mengajar. Dengan kedisiplinan yang baik, proses belajar mengajar diharapkan dapat berjalan tertib dan efektif.
Namun, upaya meningkatkan kualitas pembelajaran masih menghadapi kendala berupa keterbatasan jumlah ruang kelas. Kondisi tersebut membuat sekolah belum dapat menampung seluruh siswa untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar pada pagi hari secara bersamaan. Akibatnya, sebagian siswa masih harus mengikuti pembelajaran pada siang atau sore hari.
Karena itu, Nurseha berharap pemerintah segera memberikan perhatian terhadap kebutuhan pembangunan gedung sekolah bertingkat agar kapasitas ruang belajar dapat bertambah.
“Besar harapan saya semoga Pemerintah Kota Depok segera membangun gedung SDN Ratu Jaya Dua menjadi bertingkat, sehingga tidak ada lagi anak-anak yang masuk sekolah pada sore hari. Jika gedungnya dibangun, siswa diharapkan bisa masuk pagi semua,” ujar Nurseha kepada wartawan Harapan Rakyat.
Ia berharap, penambahan ruang kelas dan pembangunan gedung sekolah dapat menunjang kegiatan belajar mengajar sekaligus memberikan kenyamanan bagi seluruh siswa.
