Danrem 121/Abw Hadiri Syukuran Swasembada Pangan dan Panen Raya di Sambas

SAMBAS, HR — Danrem 121/Abw Brigjen TNI Purnomosidi, S.I.P., M.A.P., M.Han. menghadiri acara Syukuran Swasembada Pangan dan Panen Raya bersama Menteri Pertanian Republik Indonesia. Kegiatan berlangsung di Gapoktan Cahaya Baru, Desa Parit Baru, Kecamatan Salatiga, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, Rabu (7/12/2026).

Danrem hadir bersama Kasiter Kasrem 121/Abw Kolonel Inf Negy Kuntagina dan Dandim 1208/Sbs Letkol Inf Dwiyanto Kosumo, M.A.P.

Pengumuman swasembada pangan bersama Presiden RI menjadi penanda keberhasilan sektor pertanian nasional. Berdasarkan data BPS, produksi beras tahun 2025 mencapai 34,71 juta ton, meningkat 4,09 juta ton atau 13,36 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Capaian ini mencatatkan rekor tertinggi sepanjang sejarah produksi beras nasional.

Peningkatan produksi terjadi berkat kerja keras petani, dukungan teknologi pertanian modern, serta kebijakan pemerintah yang berorientasi pada penguatan produksi dan ketahanan pangan.

Keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa Indonesia mampu memenuhi kebutuhan pangan dalam negeri tanpa bergantung pada impor beras medium. Stok beras pemerintah berada pada level aman, sementara pasokan di sentra produksi tetap terjaga dan harga semakin stabil di tingkat konsumen.

Brigjen TNI Purnomosidi menilai momentum panen raya mencerminkan optimisme baru bagi kedaulatan pangan nasional.

“Momentum ini menegaskan bahwa swasembada pangan bukan sekadar target, tetapi bukti nyata yang dirasakan langsung oleh petani dan masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, syukuran swasembada dan panen raya menjadi pengingat pentingnya kolaborasi berbagai pihak.

“Ini bentuk rasa syukur masyarakat tani atas keberhasilan swasembada pangan sekaligus penguatan ketahanan pangan nasional,” tegasnya.

Danrem juga menekankan bahwa sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, dan instansi terkait akan terus diperkuat untuk menjaga keberlanjutan produksi pangan.

Kolaborasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani, memperkuat stabilitas pangan daerah, serta mempercepat terwujudnya swasembada pangan berkelanjutan. marsoit

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *