Bupati Eman Tegaskan Perbaikan Jalan Rusak Majalengka Jadi Program Prioritas

MAJALENGKA, HR — Bupati Majalengka, Eman Suherman, menegaskan bahwa perbaikan sejumlah akses jalan dan jembatan rusak menjadi program prioritas Pemerintah Kabupaten Majalengka pada tahun 2026.

Ia meminta masyarakat untuk bersabar karena pembangunan infrastruktur dilakukan secara bertahap menyesuaikan kemampuan anggaran daerah.

“Mohon masyarakat bersabar, insyaAllah semua akan kita perbaiki secara bertahap. Anggaran terbatas, tetapi kami terus berupaya menyerap bantuan dari provinsi dan pusat,” ujar Eman di Pendopo Majalengka, Rabu (17/6/2026).

Menurutnya, program perbaikan jalan dan jembatan merupakan bagian dari janji politik pasangan Eman–Dena sekaligus respons atas kebutuhan masyarakat terhadap infrastruktur yang lebih baik.

Eman menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur tetap menjadi prioritas utama Pemkab Majalengka bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat di bawah kepemimpinan Dedi Mulyadi.

Selain infrastruktur, pemerintah daerah juga tetap memperhatikan program pengentasan kemiskinan dan sektor lainnya.

Ia menjelaskan, pada tahun 2026 terdapat 248 titik perbaikan jalan dan jembatan yang dibiayai Dana Alokasi Umum (DAU) dan dikerjakan secara bertahap. Namun, pelaksanaannya tidak dapat dilakukan sekaligus karena keterbatasan anggaran dan aturan lelang.

Eman juga memaparkan adanya penurunan signifikan anggaran infrastruktur dibandingkan tahun sebelumnya. Kondisi tersebut membuat Pemkab Majalengka harus mencari tambahan dukungan dari pemerintah provinsi dan pusat.

“Kami melangkah ke provinsi dan pusat untuk menambah anggaran. Alhamdulillah sejumlah program seperti jembatan dan beberapa ruas jalan sudah mendapat dukungan,” katanya.

Sejumlah proyek yang didukung di antaranya perbaikan jembatan, jalan Bantarujeg–Malausma, Jatiwangi–Tonjong, serta sejumlah akses jalan lainnya yang tersebar di wilayah Majalengka.

Eman menegaskan, infrastruktur menjadi urusan dasar yang wajib dipenuhi pemerintah daerah karena berdampak langsung pada masyarakat.

“Kalau tidak dianggarkan, bisa menjadi persoalan. Karena itu kami terus berupaya menjawab tuntutan masyarakat secara bertahap,” tegasnya.

Ia berharap masyarakat tetap memberikan dukungan agar seluruh program pembangunan dapat berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat luas bagi warga Majalengka. lintong

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *