MAJALENGKA, HR — Video Bupati Majalengka Eman Suherman saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di salah satu sekolah di Kecamatan Kasokandel kembali viral di media sosial.
Video yang beredar memperlihatkan Eman bertanya kepada para siswa apakah mereka setuju jika program MBG dibubarkan. Para siswa kemudian terlihat menjawab setuju.
Namun, video tersebut ternyata telah melalui proses penyuntingan sehingga konteks percakapan berubah. Dalam video utuh yang Eman bagikan melalui media sosialnya, para siswa justru menyatakan tidak setuju jika program MBG dibubarkan.
Eman menyayangkan beredarnya video yang telah diedit tersebut. Menurutnya, potongan video tanpa konteks utuh dapat menimbulkan persepsi keliru di tengah masyarakat.
“Saya sangat menyayangkan video saya yang viral di media sosial dibagikan dalam kondisi tidak utuh dan bahkan diedit sehingga menyesatkan. Faktanya tidak seperti itu. Video lengkapnya masih ada di media sosial saya. Di video tersebut, anak-anak justru menyatakan setuju jika program MBG dilanjutkan. Artinya, program ini memang sangat bermanfaat,” kata Eman, Minggu (6/9/2026).
Eman memberikan klarifikasi untuk meluruskan konteks pernyataannya saat melakukan sidak. Ia menegaskan dukungannya terhadap Program Makan Bergizi Gratis yang menjadi program Presiden Prabowo Subianto.
“MBG ini program yang sangat bagus, program mulia dari Pak Presiden. Saya sangat setuju dengan adanya MBG,” ujarnya.
Menurut Eman, persoalan bukan terletak pada program MBG. Ia justru menyoroti pelaksanaan di lapangan, terutama jika ada mitra yang memanfaatkan program tersebut untuk mencari keuntungan berlebihan.
“Saya mendukung MBG, tetapi jangan sampai program yang mulia ini malah dijadikan kesempatan untuk mencari keuntungan sebesar-besarnya oleh mitra,” ujarnya.
Eman menegaskan program MBG harus memberikan manfaat nyata bagi anak-anak sekolah. Karena itu, pelaksana perlu menjaga kualitas makanan dan memastikan kebutuhan gizi siswa terpenuhi.
“Jangan sampai karena ingin mencari keuntungan, kemudian kualitas makanannya dikurangi. Yang harus diutamakan itu anak-anak mendapatkan makanan bergizi,” jelasnya.
“Jadi bukan MBG-nya yang saya persoalkan. Saya sangat mendukung. Yang saya inginkan adalah program ini dilaksanakan dengan baik, jangan ada yang mengambil keuntungan berlebihan dari program Presiden,” sambungnya.
Eman juga menegaskan bahwa pernyataannya saat sidak tidak bermaksud mengajak siswa menolak Program MBG. Sebaliknya, ia ingin memastikan program tersebut berjalan sesuai tujuan dan memberikan manfaat kepada penerima.
“Kalau ditanya anak-anak setuju MBG atau tidak, tentu mereka setuju, kan ada video utuhnya di media sosial saya. Yang saya pertanyakan adalah pelaksanaannya, jangan sampai niat baik pemerintah ini tidak sampai kepada anak-anak dengan baik,” pungkasnya.
