Bupati Egi Ajak Pengusaha Nasional Investasi di Lampung Selatan

LAMSEL, HR — Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama mengajak para pengusaha nasional berkolaborasi membangun daerah melalui investasi dan kemitraan strategis. Ajakan tersebut disampaikan dalam Silaturahmi dan Reuni 3 Tahun Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas (IKAL) Angkatan VI HIPMI di Aula Rumah Dinas Bupati Lampung Selatan, Selasa (9/6/2026).

Egi memanfaatkan momentum pertemuan tersebut untuk memperkenalkan berbagai potensi investasi yang dimiliki Lampung Selatan kepada para alumni Lemhannas HIPMI VI yang kini berkiprah di berbagai sektor usaha dan menjadi penggerak ekonomi nasional.

Menurut Egi, pembangunan daerah tidak selalu lahir dari forum formal. Banyak kerja sama strategis justru berawal dari pertemuan yang hangat, penuh kepercayaan, dan dilandasi semangat kebersamaan.

“Sering kali pembangunan tidak dimulai dari ruang rapat formal, melainkan dari pertemuan yang hangat, penuh kepercayaan, dan dilandasi semangat kebersamaan seperti sore ini,” ujar Egi.

Pertemuan tersebut berlangsung bertepatan dengan pelaksanaan Musyawarah Nasional HIPMI XVIII di Provinsi Lampung. Kesempatan itu dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan untuk memperkuat jejaring dan membuka peluang investasi baru.

Di hadapan Ketua Angkatan IKAL Lemhannas HIPMI VI, Willian Heinrich, dan para peserta, Egi memaparkan sejumlah keunggulan Lampung Selatan yang dinilai memiliki daya tarik tinggi bagi investor.

Ia menjelaskan, Lampung Selatan memiliki luas wilayah 2.109,74 kilometer persegi dan didukung lebih dari 90 destinasi wisata alam serta pantai yang terus berkembang. Potensi tersebut menjadikan Lampung Selatan sebagai salah satu tujuan wisata unggulan di Provinsi Lampung.

Selain sektor pariwisata, Lampung Selatan juga memiliki kekuatan ekonomi kerakyatan yang ditopang 16.957 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) aktif. Keberadaan UMKM tersebut menjadi salah satu fondasi penting dalam pertumbuhan ekonomi daerah.

Egi menegaskan bahwa percepatan pembangunan membutuhkan kolaborasi pentahelix yang melibatkan pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas, dan media. Karena itu, jejaring nasional, wawasan kebangsaan, serta kapasitas bisnis para alumni Lemhannas HIPMI VI dinilai dapat memperkuat pembangunan daerah.

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan berharap pertemuan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menghasilkan kerja sama konkret dan berkelanjutan. Peluang yang ditawarkan meliputi investasi di sektor pariwisata, kemitraan pemasaran produk UMKM lokal ke tingkat nasional, serta penguatan kolaborasi jangka panjang antara pengusaha dan pemerintah daerah.

Acara berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan. santi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *