Aparatur Harus Tingkatkan Pelayanan Publik

oleh -253 views
MEDAN, HR – Guna meningkatkan kompetensi pelayanan, Kantor Diklat Kota Medan menggelar pendidikan dan pelatihan (Diklat) bagi apratur di lingkungan Pemko Medan di Hotel Puta Mulia, Jalan Gatot Subroto, Medan baru-baru ini.
“Apa yang sedang kita lakukan saat ini adalah upaya untuk mengkonversi budaya yang ada saat ini kepada budaya pelayanan prima, dimana esensinya tidak jauh –jauh dari pelayanan yang cepat, gampang, murah dan selalu berkaitan dengan kepuasan pelanggan yaitu seluruh masyarakat Kota Medan,” kata Ikhwan.
Kemudian Ikhwan menjelaskan lagi, kegiatan ini merupakan usaha Pemko Medan dalam upaya membangun budaya pelayanan berkualitas yang secara sederhana. Artinya, sebagai titik terpenuhinya kebutuhan seluruh masyarakat Kota Medan pada area pelayanan publik di lingkungan Pemko Medan.
Ikhwan mengingatkan, pelayanan prima bukan hanya sekedar proses administrasi dan teknis yang dianggap memberikan kemudahan bai masyarakat, tetapi lebih dari itu dimana terkait dengan cara berfikir dan berprilaku yang melayani, sehingga harus menjadi budaya kerja bagi aparatur birokrasi.
Sebelumnya, Kepala Kantor Diklat Kota Medan, Fakhruddin menjelaskan, tujuan dilaksanakannya Diklat ini untuk meningkatkan kompetensi aparatur sebagai penyedia layanan publik agar mampu menyediakan layanan yang prima kepada masyarakat berdasarkan konsep pelayanan publik, prinsip pelayanan publik dan standard pelayanan publik.
“Materi yang disajikan pada diklat ini adalah konsep dan kebijakan pelayanan publik, penyusunan, penetapan dan penerapan standard palayanan. Perubahan pola pikir SDM aparatur, prinsip pelayanan prima dan membangun pola pikir pelayanan prima. Serta pelayanan kepada masyarakat dan rencanan kerja tindak lanjut,” jelas Fakhruddin.
Ditambahkan lagi, Diklat ini berlangsung selama enam hari kerja diikuti sekitar 60 peserta dari perwakilan SKPD di lingkungan Pemko Medan. Tenaga pengajar dalam diklat berasal dari kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Lembaga Administrasi Negara, serta akademisi dari Universitas Sumatera Utara. ■ tim

Tinggalkan Balasan