GOWA, HR — Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) V Partai Demokrat pada 23 Oktober 2026, kader berharap kepemimpinan baru Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Sulawesi Selatan mampu menjaga soliditas organisasi sekaligus mempersiapkan strategi untuk menghadapi kontestasi politik 2029.
Anggota DPRD Kabupaten Gowa dari Partai Demokrat, Lukman Naba, mengatakan Musda bukan sekadar momentum pergantian kepengurusan, melainkan juga kesempatan untuk mengevaluasi organisasi dan menyusun program kerja yang berorientasi pada penguatan partai.
Menurutnya, ketua DPD yang terpilih nantinya perlu segera bergerak menyusun langkah strategis agar persiapan menghadapi Pemilu 2029 dapat dilakukan sejak dini.
“Ketua DPD terpilih nantinya harus gaspol melakukan persiapan untuk perhelatan tahun 2029 mendatang agar bisa memenangkan partai,” ujar Lukman Naba.
Menanggapi pergantian Ketua DPD Partai Demokrat Sulawesi Selatan, Lukman menegaskan bahwa proses tersebut bukan semata-mata bentuk pelengseran, melainkan bagian dari mekanisme organisasi yang mengedepankan musyawarah mufakat dan koordinasi dengan jenjang kepengurusan yang lebih tinggi.
“Ketua DPD diganti berdasarkan musyawarah mufakat sesama kader dan pengurus. Nantinya, ketua DPD yang lama akan berjenjang ke pusat,” jelasnya.
Lukman berharap ketua DPD terpilih mampu menjalankan tugas secara maksimal, menjaga kekompakan kader, serta menyatukan seluruh elemen partai setelah pelaksanaan kontestasi internal.
Menurutnya, soliditas organisasi menjadi salah satu faktor penting dalam membangun kekuatan partai dan menghadapi tantangan politik ke depan.
Ia juga berharap kepemimpinan baru dapat memperkuat strategi pemenangan, meningkatkan perolehan suara partai, serta mendorong kader-kader potensial untuk bersaing dalam pemilihan legislatif maupun pemilihan kepala daerah pada 2029.
Dengan demikian, Musda V Partai Demokrat Sulawesi Selatan diharapkan menjadi momentum konsolidasi untuk memperkuat organisasi dan mematangkan persiapan menghadapi agenda politik mendatang.
