SANGGAU, HR — Paguyuban Pasundan Kabupaten Sanggau siap memeriahkan Festival Budaya Sabang Merah 2026 melalui kegiatan Meungkeut Kadeudeuh Baraya Sunda ke-7 yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 24 Oktober 2026, di Taman Aronk Belopa, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat.
Mengusung tema “Nata Budaya Sunda untuk Sanggau Berkemajuan”, kegiatan ini menjadi upaya Paguyuban Pasundan untuk melestarikan tradisi Sunda sekaligus memperkenalkan kekayaan budayanya kepada masyarakat luas.
Ketua Umum Paguyuban Pasundan Kabupaten Sanggau, H. Abdurahman, bersama seluruh keluarga besar paguyuban berkomitmen menjadikan kegiatan tersebut sebagai wadah untuk menjaga keberlangsungan budaya Sunda dan mewariskannya kepada generasi muda.
Selain memperkenalkan seni dan tradisi, kegiatan ini juga diharapkan mempererat silaturahmi serta memperkuat kerukunan antarsuku di tengah keberagaman masyarakat Kabupaten Sanggau.
Perkuat Persaudaraan melalui Pelestarian Budaya
Ketua Panitia, Jemain, S.IP., M.Si., bersama jajaran panitia terus mempersiapkan pelaksanaan acara agar berjalan lancar dan memberikan pengalaman positif bagi masyarakat yang hadir.
Keikutsertaan Paguyuban Pasundan dalam Festival Budaya Sabang Merah 2026 menjadi kesempatan untuk memperkenalkan identitas budaya Sunda kepada masyarakat yang lebih luas. Melalui kegiatan ini, panitia berharap seni dan tradisi Sunda terus tumbuh serta menjadi bagian dari kekayaan budaya Kabupaten Sanggau.
Paguyuban Pasundan juga mengajak masyarakat menjadikan keberagaman budaya sebagai kekuatan untuk membangun daerah yang harmonis, maju, dan menjunjung tinggi persatuan.
Kegiatan Meungkeut Kadeudeuh Baraya Sunda ke-7 diharapkan tidak hanya menjadi perayaan budaya, tetapi juga momentum untuk memperkuat persaudaraan dan hubungan antarmasyarakat di Kabupaten Sanggau.
Paguyuban Pasundan Kabupaten Sanggau mengusung semangat “Ngamumule Budaya, Nguatkeun Duduluran, Ngawangun Sanggau Nu Leuwih Maju”, yang berarti melestarikan budaya, memperkuat persaudaraan, dan membangun Sanggau yang lebih maju.
