Tiga Prioritas Pemkot Sukabumi Jadi Tantangan Pejabat Baru

SUKABUMI, HR — Penurunan angka stunting, pengangguran, dan kemiskinan menjadi tiga prioritas Pemerintah Kota Sukabumi yang perlu segera ditangani jajaran birokrasi.

Wali Kota Sukabumi H. Ayep Zaki menyampaikan hal tersebut saat melantik dua Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Asep Koswara dan dr. Lulis Delawati, serta mengambil sumpah satu PNS di Ruang Pertemuan Sekretariat Daerah, Kamis (1/10/2026).

Ayep Zaki menegaskan, pemerintah membutuhkan intervensi terstruktur untuk menangani stunting. Data yang disampaikan mencatat 1.626 kasus stunting tersebar di tujuh kecamatan.

Kasus terbanyak tercatat di Kecamatan Baros sebanyak 433 kasus, disusul Warudoyong 366 kasus dan Cibeureum 239 kasus.

Sementara itu, persoalan ketenagakerjaan juga menjadi perhatian. Data agregat Dukcapil mencatat 94.698 warga berstatus belum atau tidak bekerja.

Menghadapi berbagai persoalan tersebut, Wali Kota meminta seluruh aparatur memperkuat integritas birokrasi dengan menjunjung kebenaran, kejujuran, dan keadilan.

Ayep menekankan agar setiap kebijakan dan pelayanan publik berbasis data, profesional, serta transparan. Ia juga mengingatkan aparatur agar menghindari penyalahgunaan wewenang dan manipulasi.

Selain itu, pemerataan pelayanan publik harus menjadi perhatian. Pemerintah perlu memastikan seluruh masyarakat memperoleh akses layanan tanpa diskriminasi, termasuk kelompok rentan dan penyandang disabilitas.

Menurut Ayep, tiga persoalan tersebut membutuhkan kerja bersama jajaran birokrasi agar penanganannya berjalan terarah dan sesuai kebutuhan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *