TAPUT, HR — Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara, Drs. Pintor Sitorus, menyerap aspirasi masyarakat dalam kegiatan reses sidang pertama Tahun 2026.
Pintor Sitorus melaksanakan reses pada 21–30 September 2026. Ia memusatkan sejumlah kegiatan di Kabupaten Tapanuli Utara, khususnya Kecamatan Siborong-borong dan Kecamatan Muara.
Dalam rangkaian reses tersebut, Pintor mengunjungi masyarakat di 33 desa. Ia menggelar kegiatan terakhir di Desa Bahal Batu II, Kecamatan Siborong-borong, Kamis (24/9/2026).
Dalam sejumlah kegiatan di Kecamatan Siborong-borong, Pintor mendapat pendampingan dari Ketua PAC Partai Gerindra Kecamatan Siborong-borong, Tumpal Sinaga.
Tokoh masyarakat Desa Bahal Batu II, Ramlan Sihombing, mengapresiasi kunjungan Pintor. Ia menyebut masyarakat merasa senang karena dapat bertemu langsung dengan wakil rakyat dari tingkat provinsi.
Menurut Ramlan, kunjungan tersebut menjadi pengalaman baru bagi masyarakat desa. Warga dapat menyampaikan aspirasi dan berinteraksi langsung dengan anggota DPRD Sumatera Utara.
Ia berharap Pintor selalu sehat dan memiliki umur panjang. Dengan begitu, Pintor dapat terus memperjuangkan aspirasi masyarakat Tapanuli Utara.
Pada kesempatan tersebut, kelompok tani Labama Tani juga menyampaikan keluhan. Ketua kelompok, Jhony Pasaribu, mengatakan pihaknya sudah beberapa kali mengajukan proposal kepada pemerintah kabupaten dan provinsi.
Namun, hingga kini kelompok tersebut belum memperoleh hasil sesuai harapan. Karena itu, Jhony berharap pemerintah dapat menindaklanjuti permohonan kelompok tani tersebut.
Menanggapi aspirasi itu, Pintor mengatakan pihaknya tidak hanya akan menampung masukan masyarakat. Ia juga akan berupaya memperjuangkan aspirasi tersebut melalui jalur yang sesuai.
Pintor meminta kelompok tani Labama Tani mengajukan kembali permohonan secara resmi kepadanya. Dokumen tersebut akan menjadi bahan untuk menindaklanjuti aspirasi kelompok.
Di penghujung kegiatan, Pintor mengapresiasi antusiasme masyarakat dalam mengikuti setiap pertemuan reses. Ia menilai kepedulian warga terhadap pembangunan menjadi hal penting.
Pintor juga berterima kasih kepada masyarakat yang telah menyampaikan berbagai masukan. Menurutnya, pertemuan langsung membantu dirinya memahami kebutuhan warga, terutama dalam bidang pertanian.
“Dengan bertatap muka langsung, kami dapat menampung aspirasi dan bersilaturahmi dengan masyarakat di desa,” ujarnya.
