MAJALENGKA, HR — Pemerintah Kabupaten Majalengka mulai membangun Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di kawasan Alun-Alun Majalengka, Jawa Barat. JPO tersebut tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas penyeberangan, tetapi juga diproyeksikan menjadi ikon baru kota.
Pemkab Majalengka membangun JPO sebagai bagian dari penataan kawasan pusat kota. Pemerintah ingin menciptakan kawasan yang lebih representatif, nyaman, dan menarik bagi masyarakat.
Selain membantu keselamatan pejalan kaki, JPO tersebut juga dapat menjadi ruang publik dan lokasi swafoto. Desain yang menarik diharapkan mampu menambah daya tarik kawasan Alun-Alun Majalengka.
Bupati Majalengka Eman Suherman mengatakan pembangunan JPO memiliki fungsi strategis. Lokasinya berada di kawasan Alun-Alun yang menjadi salah satu pusat aktivitas masyarakat.
“Harapannya ini bisa menjadi ikon. Bukan hanya berfungsi sebagai tempat penyeberangan, tetapi juga menjadi daya tarik wisata dan memperindah Kabupaten Majalengka,” ujar Eman, Senin (21/9/2026).
Menurut Eman, pemerintah tidak hanya mempertimbangkan fungsi JPO. Tim juga memperhatikan aspek keindahan dan karakter kawasan pusat kota.
Eman berharap JPO tersebut dapat memberikan ciri khas bagi kawasan Alun-Alun Majalengka. Masyarakat maupun wisatawan nantinya dapat menikmati suasana pusat kota dari atas JPO.
“Jadi kita ingin ketika orang datang ke Alun-alun Majalengka, bukan hanya melihat tempat untuk beraktivitas, tetapi juga melihat ada sebuah bangunan yang memiliki ciri khas dan bisa menjadi bagian dari wajah Majalengka,” katanya.
Ia menilai kawasan Alun-Alun memiliki peran penting dalam menggambarkan wajah Majalengka. Setiap hari, masyarakat memanfaatkan kawasan tersebut untuk berinteraksi, berolahraga, dan berekreasi bersama keluarga.
“Desainnya luar biasa. Saya yakin masyarakat Majalengka atau dari luar nanti bisa menikmati suasana dari atas dan berswafoto,” kata Eman.
Selain mempercantik kawasan, Eman berharap pembangunan JPO memberikan dampak sosial dan ekonomi. Menurutnya, kawasan yang semakin ramai dan tertata dapat mendorong pertumbuhan aktivitas ekonomi di sekitarnya.
Eman juga mengajak masyarakat menjaga fasilitas tersebut setelah pembangunan selesai. Ia menilai JPO merupakan fasilitas publik yang perlu dirawat bersama.
“Yang paling penting nanti setelah selesai, mari sama-sama kita jaga. Ini milik kita bersama,” tutupnya.
