LAMSEL, HR — Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama menantang ratusan pejabat administrator, pengawas, dan fungsional untuk menemukan daya ungkit terbaik dalam diri masing-masing. Ia meminta para pejabat tersebut memperkuat kinerja menghadapi tantangan pembangunan Lampung Selatan pada 2027.
Egi menyampaikan pesan itu saat memberikan pengarahan kepada pejabat yang baru dilantik di Aula Krakatau, Kantor Bupati Lampung Selatan, Rabu (2/9/2026).
Menurut Egi, birokrasi membutuhkan lebih dari sekadar kemampuan individu. Aparatur juga harus bekerja dengan hati, membangun kolaborasi, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Egi menilai pelantikan bukan sekadar pergantian posisi. Momentum tersebut harus melahirkan semangat baru, gagasan segar, dan inovasi untuk mempercepat pembangunan daerah.
“Ini menjadi hal yang baru dan juga semangat yang baru, sehingga bisa menghasilkan program-program baru, ide-ide baru, semangat baru, dan kerja-kerja yang baru,” kata Egi.
Ia mengatakan tahun 2027 akan membawa tantangan pembangunan yang membutuhkan kesiapan seluruh perangkat daerah. Karena itu, Egi mengajak para pejabat baru melakukan evaluasi dan introspeksi.
Menurutnya, setiap aparatur memiliki potensi yang dapat menjadi daya ungkit organisasi. Namun, potensi tersebut harus berpadu dengan kerja sama, tujuan yang sama, dan semangat untuk berkembang.
“Temukan daya ungkit diri Anda sendiri, bekerjalah dengan hati serta bekerjalah dengan bersama-sama,” tegasnya.
Egi juga meminta pejabat mengukur keberhasilan dari hasil kerja yang masyarakat rasakan. Ia mengingatkan aparatur agar tidak hanya mengejar penyelesaian tugas administratif.
“Apapun yang kita kerjakan dan kita hasilkan, kualitas itu akan terlihat. Mana kualitas yang bekerja dengan hati dan memiliki tujuan, dan mana kualitas yang bekerja hanya memenuhi tugas dan kewajiban,” ujarnya.
Lebih lanjut, Egi meminta setiap pejabat mengenali potensi diri sebelum membangun kolaborasi. Pemahaman itu akan membantu aparatur mengoptimalkan kelebihan masing-masing dan saling melengkapi dalam menjalankan pemerintahan.
“Kita harus mengenal diri kita sendiri dulu sebelum kita bekerja. Kita tidak bisa bekerja sendiri-sendiri, kita harus bekerja bersama-sama,” tuturnya.
Egi kemudian mengajak seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan membangun budaya kerja yang mengutamakan kebersamaan. Ia menilai kemampuan menerima kelebihan orang lain dan mengoptimalkan potensi diri dapat memperkuat organisasi.
“Mari kita bekerja dengan rasa, lihat ke diri kita masing-masing, menerima kelebihan orang lain dan menerima kelebihan diri kita. Barulah kita bisa mengisi ruang-ruang kerja sama, sehingga kita tidak berdiri sendiri-sendiri,” katanya.
Menutup arahannya, Egi mengingatkan para pejabat baru bahwa perjalanan karier dan pengabdian membutuhkan proses serta pilihan. Ia mengajak mereka menjalani setiap kesempatan dengan rasa syukur dan memberikan kinerja terbaik bagi masyarakat.
“Percayalah, semua itu ada awalan dan juga ada akhiran. Di antara keduanya ada proses yang memerlukan pilihan. Mau menjadi pihak yang mensyukuri atau yang tidak mensyukuri, pilihannya ada di tangan masing-masing,” kata Egi.
Turut mendampingi Bupati Lampung Selatan dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan Supriyanto, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Muhamad Darmawan, Inspektur Kabupaten Badruzzaman, serta Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat Mhd Dharma Kurniawan.
