JAKARTA, HR – Wali Kota Administrasi Jakarta Barat Iin Mutmainnah mendorong para pelajar untuk berani memiliki cita-cita setinggi-tingginya. Menurutnya, mimpi besar harus dibarengi dengan semangat belajar, kedisiplinan, keterampilan, serta kemauan untuk terus berkembang.
Pesan tersebut disampaikan Iin saat menghadiri kegiatan Kembali ke Sekolah yang digelar di SD Negeri 03 Kelurahan Angke, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Selasa (11/8/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Iin berinteraksi langsung dengan para pelajar. Ia menggali cita-cita, minat, dan harapan mereka terhadap masa depan sekaligus memberikan motivasi agar anak-anak tidak takut bermimpi besar.
Iin mengapresiasi antusiasme para pelajar yang mengikuti kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa setiap anak memiliki potensi dan kelebihan masing-masing yang harus didukung serta dikembangkan sejak dini.
“Semua cita-cita itu bagus. Jadi, anak-anakku semua, cita-cita memang harus setinggi-tingginya yang kita inginkan. Namanya cita-cita, semangatnya harus tinggi,” ujar Iin.
Menurut Iin, cita-cita tidak akan terwujud tanpa usaha. Karena itu, para pelajar harus membangun kebiasaan belajar, disiplin, menguasai berbagai keterampilan, serta mau belajar dari orang-orang yang telah berhasil.
Ia juga menekankan pentingnya doa dan dukungan orang tua dalam perjalanan anak mencapai cita-cita.
“Kalau kalian punya semua itu, pasti kalian bisa sukses. Tidak ada yang tidak bisa. Yang tidak bisa adalah kalau kita tidak mau berubah,” pesannya.
Selain berbicara mengenai cita-cita, Iin mengingatkan para pelajar agar mampu menggunakan perkembangan teknologi secara bijak. Menurutnya, kemajuan teknologi digital memberikan banyak peluang bagi generasi muda untuk belajar dan mengembangkan kemampuan.
Namun, teknologi juga dapat memberikan dampak negatif apabila digunakan tanpa pengendalian. Karena itu, Iin meminta para pelajar tidak menjadikan telepon genggam sebagai sarana untuk mengakses konten yang dapat mengganggu proses belajar maupun perkembangan pola pikir.
“Teknologi yang ada di genggaman adik-adik jangan digunakan untuk hal-hal negatif. Kalau sejak hari ini kita merusak pikiran dengan hal-hal negatif, nanti kita tidak punya kesempatan untuk berpikir positif,” tuturnya.
Iin juga mengingatkan pentingnya mengatur waktu secara seimbang. Para pelajar diminta membagi waktu antara belajar, bermain, membantu orang tua, beribadah, dan beristirahat.
Ia secara khusus mengingatkan anak-anak untuk menjaga waktu tidur agar kondisi tubuh tetap sehat dan dapat mengikuti kegiatan belajar dengan optimal.
“Kalau bisa, paling malam jam sembilan atau jam sepuluh sudah tidur. Biar besoknya lebih segar,” pesannya.
Dalam kesempatan itu, Iin turut mengajak para pelajar mengenal sosok R.A. Kartini sebagai salah satu tokoh yang menjadi teladan dalam perjuangan memperoleh kesempatan belajar. Ia menekankan bahwa keterbatasan bukan alasan untuk berhenti belajar dan mengembangkan diri.
Menurutnya, ilmu pengetahuan, keterampilan, karakter, dan semangat untuk terus maju merupakan modal penting bagi generasi muda dalam menghadapi tantangan masa depan.
“Adik-adik juga bisa hebat, bisa sukses. Yang penting menguasai ilmu dan keterampilannya serta memiliki semangat untuk terus maju,” katanya.
Kegiatan Kembali ke Sekolah tersebut menjadi momentum bagi Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat untuk membangun kedekatan dengan generasi muda sekaligus memberikan motivasi kepada para pelajar agar tumbuh sebagai generasi yang berkarakter, berprestasi, terampil, dan mampu memanfaatkan teknologi secara positif.
Iin berharap semangat belajar dan cita-cita yang dimiliki para pelajar dapat terus dijaga dan dikembangkan. Ia ingin generasi muda Jakarta Barat kelak tidak hanya mampu meraih kesuksesan untuk dirinya sendiri, tetapi juga menjadi generasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat, daerah, dan bangsa. •sam/jm
