JAKARTA, HR – Upaya pencegahan banjir terus dilakukan jajaran Satuan Pelaksana (Satpel) Sumber Daya Air (SDA) Kecamatan Cengkareng. Sebanyak 20 personel PJLP gabungan dari Sudin SDA Jakarta Barat, dan PPSU Kelurahan Rawa Buaya diterjunkan untuk melakukan pembersihan saluran air di Jalan Guru Makmun, RW 01, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Kamis (11/6/2026).
Pantauan di lokasi, para petugas bekerja ekstra dengan turun langsung ke dalam saluran yang dipenuhi lumpur serta berbagai jenis sampah yang menyumbat aliran air. Dengan peralatan sederhana, sampah dan endapan lumpur diangkat secara manual lalu dimasukkan ke dalam karung untuk memudahkan proses pengangkutan.
Kasatpel SDA Kecamatan Cengkareng, Aria, mengatakan kegiatan pengurasan saluran tersebut telah berlangsung sejak sehari sebelumnya. Menurutnya, pengerjaan dilakukan secara intensif guna memastikan aliran air kembali lancar dan mampu menampung debit air saat hujan turun.
“Pengangkatan lumpur di saluran RW 01 Rawa Buaya ini sudah kami lakukan sejak kemarin. Semua lumpur dan sampah yang berada di dalam saluran langsung kami masukkan ke dalam karung dan nantinya akan diangkut menggunakan kendaraan operasional untuk dibuang ke lokasi yang telah ditentukan,” ujar Aria.

Ia menjelaskan, keberadaan lumpur dan sampah yang menumpuk di dalam saluran berpotensi menghambat aliran air dan memicu genangan saat hujan deras. Karena itu, pembersihan rutin menjadi salah satu langkah penting dalam menjaga fungsi saluran tetap optimal.
Aria menambahkan, wilayah RW 01 Rawa Buaya sebelumnya memang dikenal sebagai salah satu titik yang kerap terdampak genangan saat curah hujan tinggi. Namun kondisi tersebut kini jauh lebih terkendali berkat dukungan infrastruktur pengendali banjir yang telah tersedia.
“Sebelumnya wilayah RW 01 Rawa Buaya memang termasuk daerah yang sering mengalami banjir. Namun genangan yang terjadi tidak berlangsung lama karena sudah ada pompa air di ujung Jalan Guru Makmun yang berfungsi menyedot air dan membuangnya langsung ke Kali Mukopat. Meski demikian, saluran tetap harus dibersihkan secara berkala agar aliran air menuju pompa tidak terhambat,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, SDA Kecamatan Cengkareng berharap, kapasitas saluran air di kawasan tersebut dapat kembali maksimal sehingga risiko genangan maupun banjir saat musim hujan dapat diminimalkan.
“Pembersihan saluran juga menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat dalam menjaga lingkungan tetap bersih sekaligus meningkatkan kenyamanan dan keselamatan warga,” tutup Aria. didit
