MAJALENGKA, HR — Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Majalengka mencatat sejarah baru dalam pembinaan generasi muda. Sebanyak 545 anggota Pramuka resmi dilantik menjadi Pramuka Garuda dalam prosesi yang berlangsung khidmat di Lapang Tenis Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Majalengka, Jumat (30/10/2026).
Pelantikan tersebut menjadi yang terbesar sepanjang sejarah Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Majalengka. Dari total peserta, sebanyak 14 anggota berasal dari golongan Siaga, 485 Penggalang, dan 46 Penegak.
Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Majalengka, Drs. H. Eman Suherman, MM, memimpin langsung prosesi pelantikan. Para orang tua dan wali anggota juga hadir untuk memberikan dukungan sekaligus menyaksikan pencapaian putra-putri mereka.
Dalam sambutannya, Eman Suherman menyampaikan rasa bangga dan apresiasi kepada seluruh anggota yang berhasil mencapai tingkatan tertinggi dalam setiap golongan kepramukaan tersebut.
Menurutnya, keberhasilan itu tidak hanya lahir dari perjuangan peserta, tetapi juga berkat dukungan orang tua, pembina, sekolah, dan seluruh pihak yang konsisten mendampingi proses pendidikan karakter generasi muda.
“Keberhasilan anak-anak menjadi Pramuka Garuda hari ini bukan semata-mata dorongan pribadi, melainkan wujud kekuatan bersama antara semangat anak dan dukungan serta doa orang tua. Keikutsertaan dalam Pramuka adalah modal awal membangun generasi yang berkualitas, berakhlakul karimah, dan siap menjadi kader penerus bangsa,” ujarnya.
Ketua Kwarcab Uji Pemahaman Semboyan Pramuka Garuda
Dalam kesempatan tersebut, Eman juga mengajak anggota Pramuka Garuda memahami dan mengamalkan nilai-nilai kepramukaan. Salah satu momen menarik terjadi saat ia meminta perwakilan Pramuka Garuda Penggalang, Gilang Mufidah, siswa kelas IX SMPN 1 Sukahaji, menjelaskan makna semboyan Pramuka Garuda, yakni “Setia, Siap, Sedia”.
Dengan penuh percaya diri, Gilang menjelaskan bahwa Setia berarti memegang teguh janji, melaksanakan tugas dan amanah, serta menjunjung tinggi Tri Satya dan Dasa Darma.
Sementara itu, Siap berarti selalu bersedia menghadapi berbagai kondisi dan tantangan dalam menjalankan tugas. Adapun Sedia mengandung makna kerelaan berkorban demi kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara.
Eman mengingatkan bahwa Tri Satya dan Dasa Darma tidak cukup hanya dihafalkan. Seluruh anggota Pramuka harus menerapkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat.
Selain pelantikan, kegiatan tersebut juga diisi dengan penyerahan bibit tanaman cabai kepada setiap sekolah. Program ini bertujuan menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sekaligus membiasakan siswa bercocok tanam.
Melalui kegiatan tersebut, anggota Pramuka diharapkan tidak hanya memiliki karakter disiplin dan mandiri, tetapi juga mampu berkontribusi melalui kegiatan positif yang bermanfaat bagi lingkungan.
Penanaman cabai di sekolah juga dapat menjadi sarana pembelajaran bagi siswa untuk mengenal proses bercocok tanam, merawat tanaman, dan memanfaatkan lahan secara produktif.
Orang Tua Bangga atas Pencapaian Pramuka Garuda
Suasana haru dan bangga terlihat dari para orang tua yang menyaksikan langsung pelantikan putra-putri mereka. Salah satu perwakilan orang tua, Dadan, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Majalengka, para pembina, serta pihak sekolah yang telah mendampingi anak-anak selama proses pembinaan.
“Sebagai orang tua, kami tentu sangat bangga dan terharu melihat anak-anak kami dilantik menjadi Pramuka Garuda hari ini. Proses dan perjuangan yang mereka lalui tidak mudah, tetapi hasilnya membentuk karakter anak menjadi lebih mandiri, disiplin, dan bertanggung jawab,” ungkapnya.
Dadan juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pembina dan Kwarcab Majalengka yang telah mendidik serta membimbing para anggota hingga meraih pencapaian tersebut.
Menurutnya, predikat Pramuka Garuda bukan sekadar tanda kecakapan atau sertifikat. Lebih dari itu, pencapaian tersebut menjadi bukti proses pendidikan karakter yang akan bermanfaat bagi masa depan anak-anak.
Eman Suherman menjelaskan bahwa Pramuka Garuda merupakan tingkatan tertinggi dalam setiap golongan kepramukaan. Anggota harus melalui proses pembinaan, penilaian, dan memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan untuk meraih predikat tersebut.
Karena itu, predikat Pramuka Garuda harus menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab. Setiap anggota diharapkan mampu menjaga sikap, perilaku, kedisiplinan, dan keteladanan dalam kehidupan sehari-hari.
Ia juga menyebut pencapaian tersebut dapat menjadi nilai tambah dalam pengembangan prestasi pendidikan. Sertifikat dan rekam jejak kepramukaan dapat dimanfaatkan sebagai salah satu bentuk pengakuan prestasi melalui jalur prestasi pendidikan, sesuai ketentuan seleksi yang berlaku.
Mengakhiri sambutannya, Eman berbagi pengalaman masa kecil saat aktif mengikuti kegiatan kepramukaan. Menurutnya, pengalaman dan pendidikan karakter melalui Pramuka akan terus melekat hingga seseorang dewasa serta menjadi bekal penting dalam kehidupan dan kepemimpinan.
Ia menilai manfaat pendidikan kepramukaan mungkin belum sepenuhnya dirasakan saat ini. Namun, hasilnya akan terlihat dalam perjalanan kehidupan 10 hingga 20 tahun mendatang.
Pelantikan 545 Pramuka Garuda ini diharapkan menjadi tonggak penting bagi kemajuan Gerakan Pramuka di Kabupaten Majalengka. Kegiatan tersebut sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mencetak generasi muda yang berkarakter, mandiri, disiplin, berintegritas, dan memiliki kepedulian sosial.
Melalui momentum bersejarah ini, Kwarcab Majalengka berharap semakin banyak generasi muda yang termotivasi untuk berprestasi, peduli terhadap lingkungan, serta mengamalkan nilai-nilai kepramukaan demi mewujudkan Majalengka Langkung Sae.
