Pemkab Gowa Targetkan Jadi Kabupaten UMKM

GOWA, HR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa menargetkan diri sebagai Kabupaten Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Target tersebut didorong oleh besarnya peran UMKM sebagai penggerak utama perekonomian daerah.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gowa, Andy Azis Peter, menegaskan komitmen tersebut saat menerima kunjungan kerja Anggota DPR RI Komisi VII Achmad Daeng Se’re bersama Deputi dan Asisten Deputi Perluasan Pasar Usaha Menengah Kementerian UMKM, Harun Adama Sume, dalam dialog bersama pelaku UMKM Kabupaten Gowa di Baruga Karaeng Galesong, Kantor Bupati Gowa, Jumat (16/1).

Andy Azis menyampaikan, Pemkab Gowa terus memperkuat kebijakan dan program pengembangan UMKM agar mampu menjadi tulang punggung perekonomian daerah.

“Pemerintah mendorong Kabupaten Gowa menjadi Kabupaten UMKM, mengingat besarnya potensi serta jumlah pelaku usaha yang ada di daerah ini,” ujarnya.

Ia memaparkan, hingga akhir 2025 jumlah UMKM di Kabupaten Gowa mencapai 62.410 unit, terdiri dari 58.000 usaha mikro, 3.850 usaha kecil, dan 560 usaha menengah. Selain itu, terdapat 574 UMKM unggulan yang bergerak di berbagai sektor strategis, seperti pangan olahan, kerajinan, dan produk berbasis potensi lokal.

“UMKM merupakan tulang punggung perekonomian daerah. Dengan jumlah pelaku usaha yang besar dan potensi yang terus berkembang, Kabupaten Gowa sangat layak ditetapkan sebagai Kabupaten UMKM,” kata Andy.

Menurutnya, hingga saat ini sebanyak 558 UMKM di Kabupaten Gowa telah bermitra dengan pihak ketiga, baik swasta, BUMN, maupun lembaga lainnya, guna memperluas akses pasar dan meningkatkan daya saing produk.IMG 20260116 WA0026

Sebagai bentuk dukungan konkret, Pemkab Gowa pada tahun 2025 telah menyalurkan bantuan peralatan usaha kepada 221 UMKM untuk mendorong peningkatan produktivitas dan kualitas produk. Pemkab Gowa juga mengusulkan pembangunan rumah kemasan sebagai fasilitas strategis untuk meningkatkan kualitas kemasan, branding, dan nilai tambah produk UMKM.

“Kami berharap dukungan Komisi VII DPR RI dan Kementerian UMKM agar usulan ini dapat terealisasi. Dengan begitu, UMKM Kabupaten Gowa dapat naik kelas dan berdaya saing nasional hingga global,” tambahnya.

Andy Azis juga mengungkapkan bahwa permodalan masih menjadi kendala utama yang dihadapi sebagian besar pelaku UMKM di Kabupaten Gowa.

“Melalui sinergi pemerintah pusat, daerah, dan para pemangku kepentingan, kami optimistis pengembangan UMKM berkelanjutan dapat terwujud dan menjadikan Gowa sebagai pusat pertumbuhan UMKM,” tegasnya.

Sementara itu, Anggota DPR RI Komisi VII Achmad Daeng Se’re menyatakan bahwa seluruh aspirasi dan masukan pelaku UMKM Kabupaten Gowa akan dibawa ke tingkat nasional.

“Insya Allah, semua masukan hari ini akan saya sampaikan dalam rapat dengar pendapat bersama Kementerian UMKM. Mohon doa ta semua,” ujar De’de, sapaan politisi Partai NasDem tersebut.

Hal senada disampaikan Harun Adama Sume, yang memastikan usulan pelaku UMKM Kabupaten Gowa akan diteruskan kepada Deputi terkait di Kementerian UMKM.

“Apa yang menjadi usulan dari para pelaku UMKM di Kabupaten Gowa pasti kami sampaikan,” pungkasnya. kartia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *