SINTANG, HR – Ikatan Alumni Fakultas Hukum Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak akan menggelar Seminar Percepatan Pembentukan Provinsi Kapuas Raya pada 11–12 Desember 2025 di Hotel Charlie, Sintang, Kalimantan Barat.
Ketua Panitia Seminar, Kartiyus, menyampaikan hal itu saat memimpin rapat persiapan di Ruang Rapat Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang, Senin (13/10/2025). Ia menegaskan bahwa para alumni Fakultas Hukum Untan siap mendukung percepatan pembentukan Provinsi Kapuas Raya sebagai kebutuhan mendesak masyarakat Kalimantan Barat.
“Kita, alumni Fakultas Hukum Untan, harus mendukung percepatan pembentukan Provinsi Kapuas Raya. Daerah lain berlomba memekarkan wilayahnya, maka kita pun harus menyelesaikan perjuangan ini,” ujar Kartiyus.
Kartiyus menambahkan, Gubernur Kalimantan Barat H. Ria Norsan telah menyatakan dukungannya, termasuk membantu pembiayaan perjuangan pembentukan provinsi baru tersebut.
Panitia seminar terdiri dari alumni Fakultas Hukum Untan yang berasal dari lima kabupaten, yakni Sintang, Kapuas Hulu, Melawi, Sekadau, dan Sanggau. Rapat kali ini menjadi pertemuan kedua untuk memantapkan persiapan pelaksanaan seminar.
“Seminar akan menghadirkan empat narasumber, yaitu Gubernur Kalbar H. Ria Norsan, mantan Bupati Sintang Milton Crosby, Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan, dan Dosen Untan Hamdani,” jelas Kartiyus.
Ia menilai, pembentukan Provinsi Kapuas Raya kini sudah berada di tahap akhir. “Amanat Presiden sudah ada, tinggal menunggu dibukanya moratorium pemekaran dan sidang paripurna Komisi II DPR RI. Jadi, ini hanya menunggu keputusan politik,” tegasnya.
Sementara itu, Nekodemus, alumni Fakultas Hukum Untan yang juga anggota DPRD Kabupaten Sintang, mendukung penuh kegiatan tersebut.
“Gerakan pembentukan Provinsi Kapuas Raya jangan hanya bersifat akademis, tapi juga harus menjadi gerakan politik. Karena saat ini semua tergantung keputusan politik,” tegas Nekodemus.
Seminar ini diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antaralumni dan mempercepat terwujudnya Provinsi Kapuas Raya, yang selama ini menjadi aspirasi masyarakat wilayah timur Kalimantan Barat. mars








