GOWA, HR — Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, berharap kontingen Kabupaten Gowa mampu meningkatkan perolehan medali dan menembus posisi 10 besar pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Selatan XVIII Tahun 2026.
Harapan tersebut disampaikan Darmawangsyah saat menghadiri pembukaan Porprov Sulsel XVIII di Stadion Lapatanu Watampone, Kabupaten Bone, Sabtu (7/11/2026).
“Kita berharap capaian medali kita bisa terus bertambah sehingga Gowa bisa masuk 10 besar,” ungkapnya.
Darmawangsyah mengakui bahwa pemerintah daerah baru memaksimalkan persiapan olahraga pada pertengahan tahun ini. Meski demikian, ia optimistis para atlet Gowa mampu menunjukkan kemampuan terbaik dan meraih prestasi dalam ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.
“Untuk dua hari ini kita baru mendapatkan empat perak dan beberapa perunggu. Kita berharap setelah cabang olahraga andalan kita dipertandingkan, kita bisa menuai emas,” ujarnya.
Ia menyebut sejumlah cabang olahraga andalan Gowa yang berpeluang menyumbangkan medali emas, antara lain dayung, pencak silat, sepak takraw, dan bulu tangkis.
Khusus cabang olahraga dayung, kontingen Gowa berhasil meloloskan dua nomor ke babak final dan dua nomor ke semifinal. Hasil tersebut membuka peluang bagi Gowa untuk menambah perolehan medali emas.
“Cabor dayung masuk final dua nomor dan semifinal dua nomor, artinya kita kemungkinan mendapatkan emas empat,” tambahnya.
Selain mengejar prestasi pada Porprov 2026, Darmawangsyah juga berkomitmen memperkuat pembinaan atlet secara lebih serius dan terarah. Ia bahkan telah meminta Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa mempersiapkan program pembinaan atlet untuk dua tahun ke depan setelah pelaksanaan PON.
“Kalau kita mau masuk tiga besar, kita harus betul-betul serius dalam pembinaan. Saya sudah perintahkan Pak Sekda agar dua tahun ke depan setelah PON, kita membina atlet lebih bagus lagi,” tegasnya.
Sementara itu, Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menyampaikan bahwa Porprov menjadi momentum penting untuk melahirkan atlet-atlet unggul yang mampu bersaing di tingkat nasional.
“Semoga kita dapat melahirkan generasi-generasi untuk kemudian bisa bertanding di level nasional seperti Pekan Olahraga Nasional,” harapnya.
Andi Sudirman juga menjanjikan penghargaan berupa uang pembinaan bagi daerah yang meraih juara umum. Juara pertama akan memperoleh Rp500 juta, juara kedua Rp300 juta, dan juara ketiga Rp200 juta.
Ia mengajak seluruh atlet menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan. Selain itu, ia meminta tuan rumah memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh kontingen yang mengikuti Porprov Sulsel XVIII.
“Melalui pelaksanaan Porprov Sulsel XVIII Tahun 2026 ini, kami minta seluruh atlet dapat menjunjung tinggi sportivitas serta tuan rumah memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh kontingen yang hadir,” imbaunya.
Ketua Panitia yang juga Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Winarno Eka Putra, menjelaskan bahwa Porprov menjadi wadah bagi atlet untuk meningkatkan kompetensi, menambah pengalaman bertanding, serta mengukur kemampuan melalui kompetisi tingkat provinsi.
Menurutnya, Porprov Sulsel XVIII berlangsung selama tujuh hari, mulai 7 hingga 14 November 2026, dengan mempertandingkan 45 cabang olahraga. Sebanyak 24 cabang olahraga berlangsung di Kabupaten Bone, sedangkan 21 cabang olahraga lainnya digelar di Kabupaten Wajo.
Ajang tersebut melibatkan 24 kabupaten/kota dengan total sekitar 15 ribu peserta yang terdiri atas atlet, pelatih, ofisial, dan pengurus cabang olahraga.
Pada Porprov kali ini, Kabupaten Gowa mengirimkan 551 personel yang terdiri atas 446 atlet, 55 pelatih, dan 50 ofisial. Sebagai bentuk apresiasi terhadap perjuangan atlet, Pemerintah Kabupaten Gowa juga menyiapkan bonus untuk setiap perolehan medali.
Turut hadir Ketua TP PKK Kabupaten Gowa sekaligus Ketua Kontingen Gowa, Andi Tenri Indah Darmawangsyah, Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa Andy Azis, Ketua DWP Kabupaten Gowa Suryanti Andy Azis, serta para pimpinan SKPD dan camat lingkup Pemerintah Kabupaten Gowa.

