Sekretariat DPRD Jabar Luncurkan HUDANG, Buka Akses Aspirasi Tanpa Jarak

BANDUNG, HR — Sekretariat DPRD Jawa Barat meluncurkan aplikasi Hadirkeun Usulan Dangukeun Aspirasi Nyatakeun Gagasan (HUDANG) dengan tagline “Demokrasi Tanpa Jarak”. Aplikasi ini dirancang untuk memudahkan masyarakat menyampaikan aspirasi, pengaduan, maupun masukan kepada DPRD Jawa Barat.

Sekretaris DPRD Jawa Barat Dodi Sukmayana mengatakan HUDANG hadir untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi atau bertemu dengan anggota DPRD, tetapi terkendala jarak dan waktu. Sekretariat DPRD Jabar juga mencantumkan Dodi Sukmayana sebagai Sekretaris DPRD dalam struktur pejabat resminya.

“Nah karena latar belakang itulah kita perlu sebuah terobosan. Melalui aplikasi HUDANG ini diharapkan masyarakat dapat menyampaikan aspirasi tanpa terkendala jarak, waktu maupun akses,” kata Dodi Sukmayana di Kota Bandung, Rabu (30/9/2026).

Menurut Dodi, HUDANG menjadi bagian dari upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Aplikasi tersebut menghubungkan warga dengan wakil rakyat melalui platform konferensi video serta menyediakan riwayat proses aspirasi yang dapat dipantau masyarakat.

Ia mengatakan selama ini masyarakat belum selalu mengetahui perkembangan aspirasi yang telah disampaikan. Karena itu, HUDANG dirancang untuk memberikan informasi mengenai proses aspirasi secara lebih terbuka.

“Selama ini kan masyarakat banyak yang tidak mengetahui apakah aspirasi yang mereka sampaikan itu didengar atau diproses atau tidak. Melalui aplikasi HUDANG ini kita ingin lebih transparan,” ucapnya.

Untuk menggunakan HUDANG, masyarakat Jawa Barat dapat melakukan registrasi melalui telepon seluler. Setelah itu, warga dapat memilih anggota DPRD Jawa Barat berdasarkan bidang atau komisi yang dituju.

Masyarakat kemudian menyampaikan aspirasi atau permohonan melalui aplikasi. Sistem akan menerjemahkan aspirasi tersebut menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI), kemudian mengirimkan notifikasi kepada anggota DPRD yang dituju untuk mendapatkan persetujuan atau menentukan jadwal komunikasi virtual.

Setelah aspirasi diterima, usulan tersebut dapat diteruskan kepada perangkat daerah terkait. Masyarakat juga dapat melihat riwayat proses aspirasi melalui aplikasi.

HUDANG turut menyediakan sejumlah fitur lain, termasuk pemetaan persoalan yang banyak disampaikan masyarakat dan lokasi yang menjadi sumber aspirasi. Data tersebut dapat menjadi bahan informasi dalam melihat persoalan yang muncul di berbagai wilayah Jawa Barat.

Aplikasi ini juga memiliki fitur penilaian terhadap anggota DPRD. Menurut Dodi, hasil penilaian nantinya dapat ditampilkan dalam bentuk grafik dan tren sebagai bahan evaluasi bagi DPRD, fraksi, maupun partai politik.

Dodi mengatakan keamanan data warga yang melakukan registrasi atau login menjadi perhatian dalam pengembangan aplikasi. Masyarakat hanya membutuhkan akses internet untuk menggunakan layanan tersebut.

“Harapannya dengan adanya HUDANG ini masyarakat Jawa Barat dapat lebih mudah menyampaikan aspirasi. Jadi tidak perlu jauh-jauh datang ke Kota Bandung ke DPRD Jawa Barat,” harapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *