Antisipasi Unjuk Rasa, Polres Majalengka Gelar Latihan Dalmas Gabungan

MAJALENGKA, HR – Polres Majalengka menggelar latihan Pengendalian Massa (Dalmas) gabungan bersama Polsek jajaran, Kamis (17/9/2026). Latihan ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), termasuk aksi unjuk rasa.

Personel mengikuti latihan di Lapangan Apel Mapolres Majalengka. Mereka mendapat pembekalan taktik, latihan fisik, serta simulasi penanganan massa sesuai prosedur pengamanan di lapangan.

Kapolsek Banjaran AKP Adam Rohmat H, S.H., M.H. memimpin langsung latihan tersebut. Ia memiliki pengalaman sebagai mantan Kasat Samapta Polres Majalengka dan mantan Tenaga Pendidik (Gadik) SPN Polda Jabar.

Skenario latihan diawali dengan pengerahan Tim Negosiator yang melibatkan personel Polisi Wanita (Polwan) Polres Majalengka dan Polsek jajaran.

Tim Negosiator menjalankan pendekatan humanis dan komunikasi persuasif untuk meredam situasi serta mencegah eskalasi massa di lapangan.

Latihan kemudian berlanjut pada formasi Dalmas Awal tanpa perlengkapan tameng. Setelah itu, personel memasuki tahap Dalmas Lanjut dengan menggunakan perlengkapan tameng dan tongkat.

Personel Polres dan Polsek jajaran mengikuti seluruh tahapan latihan secara bersama-sama. Kegiatan tersebut mengasah keterampilan, kekompakan formasi, kesiapan fisik, serta mental personel dalam menghadapi berbagai situasi.

Polres Majalengka juga menekankan penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam setiap tahapan pengamanan. Pendekatan tersebut bertujuan memastikan personel bertindak profesional, terukur, dan tetap mengutamakan keselamatan masyarakat.

Kapolres Majalengka AKBP M. Aldy Sulaiman, S.I.K., M.Si., mengatakan latihan Dalmas gabungan menjadi bagian penting dari kesiapsiagaan kepolisian dalam menjaga kondisi keamanan di wilayah Kabupaten Majalengka.

“Latihan Dalmas gabungan yang dipimpin oleh AKP Adam Rohmat ini merupakan bentuk kesiapsiagaan rutin Polres Majalengka bersama Polsek jajaran. Mulai dari Tim Negosiator Polwan hingga Dalmas Lanjut, seluruh personel dilatih agar mampu mengedepankan pendekatan yang humanis, namun tetap tegas dan terukur sesuai SOP dalam mengawal ketertiban masyarakat di Kabupaten Majalengka,” tegas AKBP Aldy.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *