Pemkab Lampung Selatan Buka Akses Pembiayaan Petani Kelapa

LAMSEL, HR — Pemkab Lampung Selatan mendorong petani kelapa meningkatkan nilai tambah dan daya saing usaha. Pemerintah membuka akses pembiayaan, kemitraan, dan literasi keuangan bagi pelaku usaha.

Pesan tersebut mengemuka dalam Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (Gencarkan). OJK dan Bank Syariah Indonesia (BSI) Area Bandar Lampung menggelar kegiatan itu di Aula Negeri Baru Resort, Kalianda, Rabu (16/9/2026).

Kegiatan tersebut juga mencakup Sosialisasi Pembiayaan Usaha Kelapa dan Sinergi Kemitraan Perusahaan Pengolah (off-taker).

Sekitar 150 peserta mengikuti kegiatan tersebut. Mereka terdiri dari petani binaan, pelaku usaha, pedagang pengumpul, dan penyuluh pertanian lapangan (PPL).

Mewakili Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama, Sekretaris Daerah Supriyanto menyampaikan tiga fokus utama.

Pertama, pemerintah mendorong akses pembiayaan melalui lembaga keuangan resmi. Langkah ini dapat membantu petani mengembangkan usaha secara aman dan berkelanjutan.

Kedua, pemerintah memperkuat rantai kemitraan usaha kelapa. Petani, lembaga pembiayaan, dan perusahaan pengolah perlu terhubung dalam satu ekosistem usaha.

Kemitraan tersebut dapat membantu petani memperoleh kepastian pasar. Selain itu, hasil panen juga memiliki peluang nilai tambah yang lebih besar.

Ketiga, pemerintah terus meningkatkan literasi keuangan masyarakat. Petani perlu memahami investasi aman dan layanan keuangan digital.

Masyarakat juga perlu mewaspadai pinjaman online ilegal serta investasi bodong.

“Kehadiran para petani, pelaku usaha, hingga PPL menunjukkan semangat kita bersama. Kita ingin membangun sektor pertanian dan perkebunan yang kuat, mandiri, dan berdaya saing,” ujar Supriyanto.

Menurutnya, komoditas kelapa di Lampung Selatan memiliki potensi besar. Karena itu, pemerintah perlu memperkuat ekosistem usaha dari hulu hingga hilir.

Upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani secara berkelanjutan.

Sementara itu, Manager BSI Area Bandar Lampung Lutfy Indaka menyambut baik langkah Pemkab Lampung Selatan.

Ia menegaskan komitmen BSI untuk mendukung pengembangan usaha masyarakat. BSI juga siap menjadi mitra strategis pemerintah daerah.

“BSI berkomitmen penuh untuk hadir mendukung masyarakat, baik dari segi finansial maupun sosial. Kami berharap masyarakat dan pelaku usaha dapat memanfaatkan layanan keuangan syariah yang baik dan mudah,” kata Lutfy.

Kegiatan tersebut turut dihadiri pejabat Pemkab Lampung Selatan dan perwakilan OJK Provinsi Lampung.

Jajaran BSI Area Bandar Lampung serta pimpinan perusahaan pengolahan kelapa juga hadir. Kehadiran mereka diharapkan memperkuat kemitraan dan membuka pasar bagi petani kelapa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *