MAJALENGKA, HR — Tim gabungan berhasil mengendalikan kebakaran lahan dan hutan di kawasan Gunung Margatapa, Lingkungan Margaluyu RT 026 RW 009, Kelurahan Cicurug, Kecamatan Majalengka, Jumat (12/9/2026).
Kebakaran kembali terjadi sekitar pukul 09.00 WIB. Warga yang melintas di sekitar lokasi melihat api dan segera melaporkannya kepada Ketua RT setempat.
Petugas menduga api berasal dari sisa kebakaran sebelumnya yang kembali menyala. Selain itu, angin kencang dan banyaknya material kering membuat api cepat meluas.
Api membakar sejumlah tanaman dan pepohonan. Material yang terbakar antara lain bambu, albasia, jati, rumput, serta daun-daun kering.
Polsek Majalengka Kota langsung berkoordinasi dengan Koramil Majalengka, Satpol PP Kecamatan Majalengka, Damkar, BPBD Kabupaten Majalengka, Pemerintah Kelurahan Cicurug, dan warga.
Tim gabungan melakukan pemadaman secara bersama-sama. Pada pukul 12.10 WIB, petugas berhasil memadamkan api.
Namun, api kembali muncul sekitar pukul 15.00 WIB. Tiupan angin kencang dan banyaknya sampah serta daun kering membuat api kembali meluas.
Tim gabungan kemudian kembali memadamkan api secara manual. Petugas juga berjibaku mencegah kobaran api menjalar ke area lain.
Hingga pukul 21.15 WIB, tim berhasil mengendalikan api. Kobaran api pun berangsur mengecil.
Petugas masih melakukan pemadaman dan pendinginan. Langkah tersebut bertujuan memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala.
Kebakaran menghanguskan lahan sekitar 1,5 hektare. Lahan tersebut merupakan kebun milik warga Kelurahan Cicurug.
Pemerintah Kelurahan Cicurug masih melakukan inventarisasi kepemilikan lahan yang terbakar. Sementara itu, kerugian material akibat kebakaran diperkirakan mencapai Rp9 juta.
Sinergi seluruh unsur dalam penanganan kebakaran menunjukkan respons cepat untuk melindungi masyarakat. Upaya tersebut juga bertujuan mencegah api meluas ke wilayah lain.
Polsek Majalengka mengimbau masyarakat tidak membakar sampah atau membuka lahan dengan cara membakar. Imbauan tersebut semakin penting selama musim kemarau.
Polisi juga meminta masyarakat segera melapor kepada pihak berwenang jika menemukan titik api atau kebakaran di wilayahnya.
