PAGAR ALAM, HR — Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdako Pagar Alam, Cholmin Heryadi, mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi di Daerah Tahun 2026 secara virtual, Senin (7/9/2026).
Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Besemah Tige, Kantor Wali Kota Pagar Alam. Rakor tersebut juga dirangkai dengan rilis pertumbuhan ekonomi kabupaten/kota pada Triwulan II Tahun 2026.
Rakor membahas langkah pemerintah dalam menjaga stabilitas harga sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah. Pemerintah pusat dan daerah perlu berkoordinasi agar kedua indikator tersebut tetap terkendali.
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dalam arahannya mengatakan pengendalian inflasi dan pertumbuhan ekonomi menjadi dua indikator penting yang harus terus dikawal pemerintah.
Menurut Tito, pemerintah perlu menjaga stabilitas inflasi tanpa mengabaikan upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Karena itu, pemerintah daerah harus memperkuat koordinasi dan mengambil langkah yang tepat sesuai kondisi daerah masing-masing.
Tito juga menekankan empat komponen utama yang menopang pertumbuhan ekonomi. Keempat komponen tersebut meliputi konsumsi rumah tangga, belanja pemerintah, investasi, serta ekspor neto atau selisih antara ekspor dan impor.
Melalui rakor tersebut, pemerintah berharap koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah semakin kuat. Dengan demikian, pengendalian inflasi dapat berjalan seiring dengan upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah.
