SUKABUMI, HR — Wali Kota Sukabumi H. Ayep Zaki menegaskan komitmennya menjaga kualitas pembangunan fasilitas publik. Ia menyampaikan hal itu saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke proyek pembangunan Kantor Kecamatan Gunungpuyuh.
Sidak tersebut menjadi kunjungan kelima Ayep Zaki ke lokasi proyek. Kali ini, ia turun langsung memeriksa sejumlah bagian bangunan. Ia membawa meteran untuk mengecek ketebalan tiang struktur dan memastikan material sesuai spesifikasi.
Ayep Zaki juga memeriksa penggunaan pasir, kerangka bangunan, serta komponen struktur lainnya. Ia meminta kontraktor menjalankan pekerjaan sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB).
Menurutnya, fasilitas publik merupakan hak masyarakat. Karena itu, pemerintah harus memastikan setiap pembangunan memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan.
“Tidak boleh ada volume pekerjaan yang dicuri atau dikurangi 1 milimeter pun dari RAB,” tegas Ayep Zaki.
Selain volume pekerjaan, Ayep Zaki menyoroti kualitas struktur bangunan. Ia meminta pekerja mengerjakan kolom beton secara presisi dengan ketebalan minimal 40 sentimeter.
Ia juga meminta kontraktor menggunakan baja ringan berkualitas untuk rangka atap. Material tersebut harus kuat dan tahan terhadap serangan rayap.
“Bangunan harus kokoh dan tahan lama, sehingga dapat memberikan pelayanan yang aman dan nyaman kepada masyarakat,” ujarnya.
Ayep Zaki mengingatkan seluruh pelaksana proyek agar tidak bekerja asal-asalan. Ia menegaskan akan mengevaluasi kontraktor yang tidak memenuhi standar kualitas.
Menurutnya, kontraktor yang mengabaikan kualitas tidak akan mendapat ruang untuk mengerjakan proyek pembangunan di Kota Sukabumi.
Ayep Zaki memastikan pengawasan proyek Kantor Kecamatan Gunungpuyuh terus berjalan hingga seluruh pekerjaan rampung. Pemerintah ingin memastikan bangunan tersebut siap digunakan dan mampu menunjang pelayanan kepada masyarakat.
“Pembangunan Sukabumi kudu hade. Tidak ada kompromi untuk kualitas,” tegas Ayep Zaki.
