LAMSEL, HR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan menggelar pisah sambut Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) dan perkenalan Kapolres Lampung Selatan yang baru. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antarlembaga dalam menjaga keamanan dan mendukung pembangunan daerah.
Acara berlangsung di Kantor Bupati Lampung Selatan, Kamis malam (13/8/2026). Kegiatan tersebut menandai berakhirnya masa tugas Kajari Lampung Selatan Suci Wijayanti, S.H., M.Kn., sekaligus menyambut Kajari baru Ibnu Firman Ide Amin, S.H.
Pemkab Lampung Selatan juga memperkenalkan AKBP Deddy Kurniawan, S.H., S.I.K., M.M., M.Si. sebagai Kapolres Lampung Selatan yang baru. Ia menggantikan AKBP Toni Kasmiri, S.H., S.I.K., M.H.
Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama hadir bersama Wakil Bupati M. Syaiful Anwar, jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, para pejabat utama, kepala perangkat daerah, kepala instansi vertikal, serta sejumlah tamu undangan.
Suasana hangat terasa saat Suci Wijayanti menyampaikan pesan perpisahan setelah menjalankan tugas selama 1 tahun 16 hari di Lampung Selatan.
Suci mengapresiasi dukungan dan kerja sama Pemkab Lampung Selatan bersama jajaran Forkopimda selama masa pengabdiannya.
“Terima kasih atas kerja sama dan dukungan yang luar biasa selama 1 tahun 16 hari saya mengemban amanah di Lampung Selatan. Kalimat pamit ini telah saya persiapkan sejak jauh hari, dan saya sangat bersyukur bisa menjadi bagian dari dinamika pembangunan di daerah ini,” ungkap Suci.
Sementara itu, Kajari Lampung Selatan yang baru, Ibnu Firman Ide Amin, menyatakan komitmennya untuk melanjutkan berbagai program positif yang telah berjalan.
Ia juga menegaskan akan meningkatkan kinerja penegakan hukum dengan mengedepankan pendekatan humanis dan rasa keadilan.
“Terkait penegakan hukum di Lampung Selatan saya tetap mengedepankan humanis. Keadilan itu ada di dalam hati. Pasti tujuan hukum itu adalah menciptakan keadilan hukum,” kata Ibnu.
Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama menyampaikan penghargaan atas dedikasi Suci Wijayanti selama menjalankan tugas di Lampung Selatan.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Egi menyambut Kajari baru dan berharap kerja sama antarlembaga semakin kuat.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan serta seluruh masyarakat Kabupaten Lampung Selatan menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya, terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ibu Suci Wijayanti,” ujar Bupati Egi.
Selanjutnya, AKBP Deddy Kurniawan memperkenalkan diri sebagai Kapolres Lampung Selatan yang baru di hadapan jajaran pemerintah daerah dan Forkopimda.
Dalam sambutannya, Deddy menceritakan perjalanan kariernya. Ia pernah bertugas di lingkungan Akpol, Polda Metro Jaya sebagai Kasat Samapta, hingga Bareskrim Polri.
Saat bertugas di Polda Metro Jaya, Deddy juga mengamankan berbagai aksi unjuk rasa di sekitar Istana Negara. Ia menyebut pengalaman tersebut sebagai salah satu tugas yang cukup menguras energi.
Deddy kemudian menceritakan pengalamannya saat pertama kali mendapat amanah sebagai Kapolres Lampung Utara. Ketika itu, ia sempat memiliki kekhawatiran karena adanya stigma mengenai kerawanan kejahatan di wilayah Lampung.
Namun, pengalaman langsung di lapangan mengubah pandangannya. Ia menilai masyarakat Lampung memiliki karakter ramah dan mampu menjaga wilayah tetap kondusif melalui kerja sama berbagai pihak.
“Namun, setelah bertugas langsung di Lampung Utara, persepsi itu terpatahkan. Masyarakat Lampung ternyata sangat ramah dan tidak seperti stigma yang beredar. Lampung sangat kondusif,” jelas Deddy.
Memasuki tugas di Lampung Selatan, Deddy menekankan pentingnya komunikasi dengan pemerintah daerah, Forkopimda, dan masyarakat.
Menurutnya, kepolisian tidak dapat menjaga keamanan seorang diri. Seluruh elemen masyarakat harus ikut mengambil peran.
“Keamanan adalah tanggung jawab kita bersama seluruh elemen masyarakat. Visi kami di Polres Lampung Selatan adalah menciptakan wilayah yang maju, aman, dan tertib. Saya berkomitmen, di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung,” tambahnya.
Bupati Egi menegaskan bahwa pergantian pejabat Forkopimda merupakan bagian dari dinamika organisasi dan penugasan.
Karena itu, ia berharap pergantian tersebut tidak mengurangi soliditas hubungan antarlembaga yang selama ini telah terjalin.
Menurut Bupati Egi, kolaborasi dan komunikasi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta seluruh pemangku kepentingan menjadi fondasi penting bagi Lampung Selatan.
Sinergi tersebut tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga mendukung percepatan pembangunan daerah.
Pisah sambut ini pun menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama. Pemkab Lampung Selatan bersama Forkopimda ingin menjaga daerah tetap aman, kondusif, dan terus bergerak maju melalui kolaborasi lintas sektor.
