BANGKA TENGAH, HR — Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Hidayat Arsani, bersama Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) RI, Wihaji, meninjau langsung keluarga berisiko stunting di Desa Tanjung Gunung, Kecamatan Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah, Rabu (5/8/2026).
Kunjungan tersebut bertujuan memastikan bantuan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING), program Perbaikan Rumah Layak Huni (Rutilahu), serta bantuan gizi diterima oleh keluarga yang benar-benar membutuhkan.
Rombongan mengunjungi kediaman keluarga Hasmid dan Pitriani serta keluarga Hasri dan Novita Sari. Dalam kegiatan itu, pemerintah menyerahkan paket gizi, memberikan pendampingan kesehatan, dan meninjau proses perbaikan rumah agar sesuai dengan standar hunian sehat.
Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara BKKBN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3ACSKB) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, serta Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah.
Gubernur Hidayat Arsani menegaskan bahwa penanganan stunting memerlukan pendekatan yang menyeluruh, tidak hanya berfokus pada sektor kesehatan, tetapi juga mencakup perbaikan sanitasi, pemenuhan gizi, dan penyediaan rumah layak huni.
“Penanganan stunting tidak bisa hanya mengandalkan sektor kesehatan semata, tetapi membutuhkan pendekatan terpadu, termasuk penyediaan sanitasi dan rumah tinggal yang layak. Kehadiran Bapak Menteri menjadi penyemangat bagi kami untuk terus memperkuat Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting,” ujar Hidayat Arsani.
Menurutnya, program tersebut sejalan dengan visi RPJMD Babel Berdaya 2029 dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, menurunkan angka kemiskinan, serta memperkuat kesejahteraan masyarakat.
Salah satu penerima manfaat, Pitriani, mengaku bersyukur atas perhatian pemerintah. Ia mengatakan bantuan perbaikan rumah dan dukungan gizi sangat membantu keluarganya.
“Kami sangat bersyukur atas perhatian Bapak Menteri dan Bapak Gubernur. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami. Semoga anak kami tumbuh sehat dan kami bisa tinggal di rumah yang lebih layak,” ungkap Pitriani.
Melalui kunjungan kerja tersebut, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pendampingan keluarga berisiko stunting melalui kolaborasi lintas sektor agar tercipta masyarakat yang sehat, mandiri, dan sejahtera. agus priadi
