BANDUNG, HR — Asosiasi Sekretaris DPRD Provinsi Seluruh Indonesia menggelar rapat kerja di rooftop DPRD Jawa Barat, Selasa (19/5/2026). Rapat tersebut menindaklanjuti Rakernas II ASDEPSI yang sebelumnya berlangsung di DKI Jakarta.
Koordinator Kesekretariatan Seknas Asosiasi DPRD Provinsi Seluruh Indonesia, Iman Tohidin mengatakan, rapat kerja membahas dua agenda utama. Agenda pertama yaitu persiapan Rakernas II ADPSI yang akan berlangsung di Bali pada Juni 2026. Agenda kedua yaitu penyusunan rekomendasi strategis ASDEPSI untuk pemerintah pusat.
Menurut Iman Tohidin, rekomendasi tersebut penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan serta memperkuat kelembagaan ASDEPSI dalam mendukung pemerintahan daerah.
Iman menjelaskan, ASDEPSI menilai DPRD membutuhkan sistem kelembagaan yang lebih adaptif terhadap dinamika pemerintahan daerah, kebijakan nasional, tata kelola keuangan, hingga perkembangan transformasi digital.
Selain itu, ASDEPSI juga mencermati sejumlah persoalan di daerah. Beberapa di antaranya perbedaan penafsiran regulasi, keterbatasan kewenangan pengawasan DPRD terhadap program strategis nasional, serta belum sinkronnya kebijakan pusat dan daerah.
Karena itu, ASDEPSI periode 2026–2030 menyusun sejumlah rekomendasi strategis untuk pemerintah pusat melalui Menteri Dalam Negeri dan para penyusun kebijakan nasional.
Rekomendasi tersebut meliputi dorongan revisi PP Nomor 18 Tahun 2017 yang telah diperbarui melalui PP Nomor 1 Tahun 2023 tentang hak keuangan dan administratif DPRD.
ASDEPSI juga mendorong penguatan konsultasi dan koordinasi di tingkat pemerintah pusat, penunjukan Lembaga Bantuan Hukum sebagai pendamping organisasi, serta pengaturan mekanisme pengelolaan pokok-pokok pikiran DPRD berdasarkan daerah pemilihan maupun lintas daerah pemilihan.
Selain itu, ASDEPSI mengusulkan revisi Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2024 guna memperkuat kewenangan DPRD dalam mengawasi program strategis nasional di daerah. Organisasi tersebut juga meminta penguatan sistem pertanggungjawaban keuangan DPRD yang efektif, proporsional, dan akuntabel. horaz
