Usut Tuntas Proyek Kebun Binatang Taman Rimba Jambi

oleh -276 views
Pekerjaan Proyek Kebun Binatang Tahun Anggaran 2014 diduga asal jadi
JAMBI, HR – Sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan Kordinator Lapangan (Korlap) yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Pembangunan Jambi (AMPPJ), Heriyanto S, menyatakan aparat penegak hukum agar mengusut tuntas dugaan penyimpangan proyek Kebun Binatang Taman Rimba Paal Merah Kota Jambi.
Demikian disampaikan Heriyanto kepada HR, Kamis (30/4) pukul 20.56 Wib. AMPPJ akan melaporkan dugaan keras telah terjadi KKN di UPTD Kebun Binatang Taman Rimba Jambi ke institusi penegakan hukum. “Apabila diperlukan mereka (AMPPJ) akan mengadakan aksi unjuk rasa menuntut pengusutan tuntas indikasi KKN tersebut,” ujarnya.
Sementara itu, ketika hal ini dikonfirmasi kepada pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi melalui Kasi Penkum, Iskandarsyah pada Kamis (30/4) sekitar pukul 12.00 Wib, institusi Kejati siap menerima laporan yang diserahkan oleh masyarakat terkait dugaan KKN sesuai dengan prosedur.
Sebagaimana diberitakan Harapan Rakyat edisi sebelumnya, Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Kebun Binatang Provinsi Jambi yang berlokasi di eks Arena MTQ Taman Rimba Paal Merah Kota Jambi, Hj. Adrianis diduga merangkap sebagai Pejabat Pembuat Teknis Kegiatan (PPTK) terhadap seluruh kegiatan proyek di instansi pemda tersebut. Dinas ini di kepalai oleh Akhdiyat dan rekanan/kontraktor yang ingin bekerja di Kebun Binatang Jambi dikabarkan menyetor fee proyek berkisar 10 persen.
AMPPJ mencatat proyek terindikasi ajang KKN diantaranya pembangunan kandang macan/harimau, kandang kuda, kandang rusa, pagar pembatas parkiran yang terbagi 2 paket pekerjaan. Selain itu pembangunan areal parkir dan pembangunan pagar pembatas pengunjung kebun binatang tersebut.
Berdasarkan pantauan HR di lapangan dan ditambah oleh keterangan nara sumber serta diperkuat keterangan para kepala tukang di lokasi pekerjaan modus dan praktek KKN kue pembangunan di kebun binatang Jambi yakni, mulai dari orang dekat kepala kebun binatang sampai orang dekat petinggi di kantor gubernur Jambi.
Diduga para oknum tersebut memborong pekerjaan mulai dari menjadi konsultan perencana, merangkap menjadi konsultan pengawas sekaligus menjadi kontraktor pelaksananya. Meskipun ditutupi dengan cara berbeda-beda nama perusahaan yang dipakai untuk saat menjalin kontrak kerja.
Sejumlah Korlap LSM juga meminta agar proyek Kebun Binatang Jambi TA 2014 ini diusut tuntas, dimulai dengan penyidik turun ke lapangan mengecek kondisi fisik proyek tersebut. ■ dian/nelson

Tinggalkan Balasan