Lurah Joglo Tak peduli Wilayah Tugas: Sampah Dibiarkan Menumpuk

oleh -215 views


(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

JAKARTA, HR – Keberadaan sampah yang terletak tepat di samping SMPN 219 menimbulkan bau menyengat dan mengganggu aktifitas belajar mengajar. Selain itu, sampah itu juga menjadi ‘rumah’ lalat sehingga mengancam kesehatan bagi kantin di sekolah tersebut.
Lurah Joglo
Walman Debataraja
Walaupun di Kelurahan Joglo dipenuhi Pekerja Penanganan Sarana dan Prasarana Umum (PPSU), namun sampah yang berada di sekitar sekolah, lolos dari pantauannya. demikian juga Lurah Joglo, Walman Debataraja SKM MSi, juga kurang memperhatikan kebersihan dan kenyamanan di wilayah tugasnya.
Menurut keterangan warga, bahwa masalah sampah itu telah dilaporkan ke Lurah, namun hal itu tidak ditanggapi oleh Lurah.
Terbukti, ketika dikonfirmasi HR, Senin (18/7), Lurah terlihat di kantornya sibuk menerima tamu yang sedang mengurus ahli waris tanah. Sejak kedatangan HR pada pukul 15.00 WIB sampai pukul 16.00 WIB, Lurah terlihat sibuk menerima tamu daripada mengurus sampah yang berpotensi menimbulkan penyakit di lokasi itu.
“Dari mana? Sudah jam 4 (sore), saya mau pulang” ujar Lurah Walman kepada HR.
Karena Lurah tidak mau menerima konfirmasi di kantornya karena saat itu masih ada tamunya, HR pun tetap menunggu di dekat parkiran kendaraannya. Namun, beberapa menit ditunggu, si Lurah tak kunjung keluar dari ruangannya.
Terkait itu, diharapkan kepada Gubernur DKI Jakarta, Walikota Jakbar, Kepala Badan Kepegawaian Daerah Jakbar, Asisten Pemerintahan Kota Adm Jakbar, untuk mengkaji ulang kedudukan Walman Debataraja SKM MSi sebagai Lurah Joglo, karena diduga kurang memperhatikan wilayah tugasnya, seperti temuan HR dan laporan masyarakat terkait sampah menumpuk di sekitar SMPN 219 Jakarta. jm/kornel

Tinggalkan Balasan