Listrik Sering Padam, PLN Tanjungpinang Dihajar Pendemo

PLN Tanjungpinang yang didemo
TANJUNGPINANG, HR – Bobroknya pelayanan listrik yang diberikan Perusahaan Listrik Negara (PLN) cabang Tanjungpinang terhadap masyarakat yang tinggal di ibukota Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) berujung demo.
Amarah warga yang cukup lama terpendam tak lagi bisa dibendung. Secara bersamaan, warga dari segala penjuru mendatangi kantor PLN mau menuntut kerugian atas kerusakan barang elektronik yang dialami, lantaran seringnya pemadaman listrik.
Hari Selasa (19/05) kemarin, ribuan warga yang merasa kesal terhadap layanan perusahaan milik Negara itu, berunjuk rasa di depan kantor milik BUMN tersebut. Berbagai makian serta tuntutan diasampaikan. Bahkan, puluhan unit pesawat televisi dibanting di pekarangan kantor itu.
Bukan hanya itu, mobil operasional yang kerap digunakan untuk memonitor kondisi di lapangan, menjadi sasaran. Mobil yang sebelumnya parkir di pekarangan kantor PLN itu didorong keluar. Kemudian, digulingkan. Hal itu terjadi, lantaran General Manager PLN, Majuddin yang ditunggu-tunggu, tidak kunjung keluar dari ruang kerjanya.
Selain merusak mobil, warga juga menumpahkan kekesalan. Mereka beramai-ramai mencabut pohon palm yang tumbuh di depan kantor tersebut. Aksi lempar batu juga terjadi dan mengakibatkan sebagian kaca di bagian depan lantai dua kantor PLN pecah.
Sementara di luar kantor, pihak keamanan tampak siaga penuh mengamankan situasi. Sedikitnya, Polres Tanjungpinang menurunkan empat ratusan lebih personilnya. Mengingat suasana semakin memanas, aparat kepolisian pun memperketat penjagaan.
Ditempat yang sama, seorang warga yang geram terhadap aparat PLN mengatakan, “cocoknya dihukum saja kepala PLN ini. Soalnya, bukan sedikit kerugian yang dialami warga, gara-gara seringnya mati lampu. Apalagi saya, mesin fotocopy saya sudah tiga unit rusak. Kalau sudah begini, siapa yang bertanggung jawab,“ ujar lelaki pemilik usaha fotocopy itu kesal. ■ rcd

Tinggalkan Balasan