JAKARTA, HR – Memasuki awal tahun 2026, arus penumpang bus antarprovinsi dan antarkota mulai memadati Terminal Kalideres, Jakarta Barat. Meski terjadi lonjakan penumpang, kondisi terminal tetap tertata rapi dan kondusif berkat kinerja Kepala Terminal (KATER) Kalideres, Nur Prasetyo.
Nur Prasetyo secara aktif mengimbau seluruh pengemudi bus angkutan antarprovinsi dan antarkota agar memarkirkan kendaraan dengan rapi dan tertib. Langkah tersebut bertujuan menjaga kelancaran arus kendaraan serta kenyamanan penumpang di dalam area terminal.
Sejak Nur Prasetyo menjabat sebagai Kepala Terminal Kalideres, wajah terminal mengalami perubahan signifikan. Area terminal kini terlihat lebih tertata, bersih, dan terorganisasi dengan baik.
Penataan juga menyasar para pedagang kaki lima yang kini telah dialokasikan ke lokasi yang telah disediakan. Selain itu, keberadaan ojek pangkalan (opang) dan ojek online (ojol) turut diatur secara tertib tanpa menghilangkan ruang penghidupan mereka.
Nur Prasetyo bahkan memberikan kesempatan bagi pengemudi opang dan ojol untuk mencari nafkah di dalam area Terminal Kalideres dengan tetap mengikuti aturan yang berlaku.
“Kinerja dan kepedulian Kepala Terminal Kalideres patut mendapatkan acungan jempol,” ujar Tejo, salah satu pengguna terminal.
Saat ini, Terminal Kalideres tampak bersih dan nyaman. Tumpukan sampah hampir tidak terlihat, sehingga menciptakan suasana terminal yang lebih aman dan ramah bagi penumpang maupun awak angkutan. wawan






