BPBD Gowa Antisipasi Dampak El Nino, Perkuat Koordinasi Lintas Sektor

GOWA, HR — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gowa mengambil langkah antisipasi menghadapi fenomena El Nino yang diprediksi berdampak cukup besar di Indonesia tahun ini.

Prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika menunjukkan potensi El Nino cukup tinggi dan berpengaruh terhadap perubahan cuaca, termasuk musim kemarau yang lebih panjang di berbagai daerah, termasuk Kabupaten Gowa.

Kepala Pelaksana BPBD Gowa, Wahyudin, menjelaskan bahwa dampak El Nino sudah mulai dirasakan masyarakat melalui peningkatan suhu udara dan berkurangnya curah hujan.

“Dampak yang perlu diwaspadai antara lain kekeringan panjang, cuaca panas ekstrem, kebakaran hutan dan lahan, krisis air bersih, hingga gangguan pada sektor pertanian dan kesehatan,” ujarnya, Sabtu (2/5).

BPBD Gowa menyiapkan sejumlah langkah kesiapsiagaan untuk menghadapi kondisi tersebut. Petugas akan meningkatkan pemantauan dan patroli rutin di wilayah rawan kebakaran hutan dan lahan.

Selain itu, BPBD juga menyiapkan distribusi air bersih bagi wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan ekstrem.

Jika kondisi memburuk, BPBD akan mengusulkan penetapan status siaga darurat kekeringan agar penanganan bisa dilakukan lebih cepat.

Untuk memperkuat upaya tersebut, BPBD Gowa menjalin koordinasi dengan berbagai pihak, seperti PDAM, pemerintah desa dan kelurahan, serta instansi terkait lainnya.

Wahyudin menegaskan pentingnya kolaborasi dalam menghadapi fenomena ini.

“Kami terus melakukan sosialisasi dan pencegahan bersama pemerintah, masyarakat, dan media. Kolaborasi menjadi kunci dalam menghadapi El Nino,” katanya.

BPBD juga memperkuat koordinasi dengan sejumlah instansi, termasuk BMKG dan Kementerian Kehutanan, untuk menyusun langkah kesiapsiagaan yang lebih terintegrasi.

Selain itu, pemerintah daerah menyiapkan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) guna mendukung penanganan cepat jika terjadi bencana akibat El Nino. kartia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *