Bupati Gowa Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pemberdayaan Desa dan UMKM

GOWA, HR – Program One Day One District Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, kembali berlanjut di Kecamatan Bontonompo. Agenda kali ini menekankan ketahanan pangan dan pemberdayaan desa, sekaligus membuka Car Free Day di Desa Bontobiraeng Selatan, Sabtu (20/9/2025).

Dalam sambutannya, Bupati Gowa menegaskan desa harus menjadi garda terdepan menjaga ketersediaan pangan sekaligus pusat penguatan ekonomi lokal. Ia menilai ketahanan pangan tidak hanya soal beras dan bahan pokok, tetapi juga upaya menggerakkan ekonomi desa secara berkelanjutan.
“Desa adalah benteng pertama ketahanan pangan di Kabupaten Gowa. Jika desa kuat mengelola sawah, kebun, dan hasil olahan, maka seluruh wilayah tetap aman dari krisis pangan,” ujarnya.

Acara ini melibatkan masyarakat, pelaku UMKM, serta komunitas pemuda desa. Bupati menekankan Car Free Day harus dimaknai bukan sekadar olahraga dan rekreasi, melainkan juga sebagai wadah pemberdayaan ekonomi lokal.

Car Free Day Jadi Wadah Ekonomi Lokal dan Momentum Salurkan Bantuan Sosial
Car Free Day Jadi Wadah Ekonomi Lokal dan Momentum Salurkan Bantuan Sosial

Car Free Day bisa menjadi etalase produk desa dan ajang membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya pangan lokal,” tambahnya.

Kegiatan tersebut juga menjadi momentum penyaluran bantuan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) untuk 479 keluarga penerima manfaat (KPM). Data menunjukkan 273 KPM berasal dari Kecamatan Bontonompo dan 206 dari Bontonompo Selatan.

Bupati menegaskan bantuan sosial ini bukan sekadar bentuk kepedulian, melainkan strategi memperkuat ketahanan keluarga sebagai pondasi ketahanan pangan desa.
“Kartu Keluarga Sejahtera menjaga daya beli masyarakat agar tetap produktif mengelola pertanian dan usaha kecilnya. Dengan begitu, kemandirian bisa tercapai,” jelas Talenrang.

Bupati Gowa Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pemberdayaan Desa dan UMKM
Bupati Gowa Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pemberdayaan Desa dan UMKM

Kepala Dinas PMD Gowa, Muhammad Basir, menyampaikan semangat kolaborasi harus mendorong masyarakat Bontonompo semakin berdaya menghadapi tantangan pangan.
“Dukungan untuk UMKM, pemanfaatan BUMDes, hingga keterlibatan generasi muda desa menjadi motor penggerak kemandirian ekonomi. Melalui One Day One District, Pemkab Gowa berkomitmen menjadikan setiap kecamatan pusat inovasi pangan dan pemberdayaan desa,” ungkap Basir.

Menurutnya, langkah tersebut sejalan dengan agenda pembangunan daerah yang menempatkan sektor pertanian dan UMKM sebagai penopang utama kesejahteraan masyarakat.

Kepala Desa Bontobiraeng Selatan, Hatta, menyambut langsung kehadiran Bupati Gowa.
“Tentu kami senang karena Bupati turun menemui warga. Apalagi ada sesi dialog sehingga masyarakat dan pemerintah punya pemahaman yang sama tentang pembangunan Gowa ke depan. Terima kasih, Bu Bupati,” ujarnya. kartia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *