Bea Cukai Dalami dan Identifikasi Tekstil Impor

oleh -415 views
JAKARTA, HR – Hari libur kerja tak menyurutkan para pegawai KPU Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok untuk mengikuti kegiatan Seminar dengan tema “Identifikasi Tekstil dan Produk Tekstil Lainnya”.
Sabtu, 9 Mei 2015, sebanyak 89 pegawai KPU dari berbagai bidang mengikuti seminar ini. Selain dari jajaran pelaksana, acara ini juga dihadiri oleh para pejabat fungsional pemeriksa dokumen (PFPD) KPU guna menambah wawasan mereka mengenai tekstil dan produk tekstil ini.
Acara seminar ini dibuka oleh Kepala Bidang PPC IV, Finari Manan. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa dengan adanya seminar ini, diharapkan bisa menambah wawasan para peserta, dan tidak menutup kemungkinan apabila sudah mengetahui ilmu tentang tekstil ini akan mempengaruhi proses pelayanan menjadi lebih cepat, khususnya bagai para PFPD.
Selanjutnya, sambutan dari Kepala Bidang PPC I Tutung Budi Karya. Ia menyampaikan terima kasih kepada Adang Karyana yang sudah meluangkan waktu untuk Bea Cukai.
Adang Karyana merupakan salah satu Widyaiswara terbaik yang dimiliki Pusdiklat Bea dan Cukai. Dalam seminar ini ia didaulat menjadi narasumber. Tutung berharap agar semua peserta dapat mengikuti seminar ini sampai selesai, sehingga ilmu yang didapat tidak hanya sebagian saja.
Perlu diketahui selain mendapat ilmu baru, para peserta yang hadir akan mendapat sertifikat seminar. Ia juga menyampaikan harapan semoga dengan bertambahnya pengetahuan, bertambah pula kecepatan pelayanan dan ketelitian dalam memeriksa barang, sehingga nantinya bisa mencapai penerimaan Negara yang optimal.
Adang Karyana membuka dengan menjelaskan bahwa ilmu disini adalah beberapa pengetahuan yang digunakan untuk menunjang keahlian dalam bidangnya. “Bea cukai itu ya memeriksa barang, jadi kita harus mengenal betul barang yang kita periksa,” imbuhnya.
Acara ini diadakan untuk membahas barang berupa tekstil dan produk tekstil lainnya, dan mengkaji satu-satu barang yang dicantumkan di HS, termasuk kasus-kasus yang sering terjadi pada importasi barang tekstil. ■ krisman

Tinggalkan Balasan