JAKARTA, HR — Bank Sampah Sejahtera RW 06, Kelurahan Gunung, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, berhasil mengumpulkan hingga 1,7 ton sampah anorganik setiap bulan melalui pengelolaan sampah berbasis partisipasi warga.
Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan Kelurahan Gunung, Nurhayati, menjelaskan bahwa dalam satu kali penimbangan yang dilakukan setiap Selasa, bank sampah tersebut mampu mengumpulkan sekitar tiga kuintal sampah anorganik. Jenis sampah yang terkumpul antara lain plastik, kardus, dan material lain yang masih memiliki nilai guna.
“Dalam penjualan hasil sampah, kami bekerja sama dengan lapak mandiri serta Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Selatan yang juga memberikan pembinaan,” ujar Nurhayati, Selasa (27/1).
Nurhayati menambahkan, keberadaan Bank Sampah Sejahtera memberikan manfaat nyata bagi warga. Hasil pengelolaan sampah tidak hanya dikembalikan kepada para nasabah, tetapi juga dimanfaatkan untuk mendukung berbagai kegiatan masyarakat di lingkungan RW 06.
Sementara itu, Ketua Bank Sampah RW 06, Sudarti, menyampaikan bahwa Bank Sampah Sejahtera telah berdiri sejak Maret 2021 dan telah mengantongi Surat Keputusan (SK) resmi dari lurah setempat.
Saat ini, Bank Sampah Sejahtera melayani setoran sampah dari sekitar 80 nasabah. Pengelola menerima sampah melalui sistem jemput bola maupun setoran langsung ke lokasi bank sampah.
“Setiap pekan kami melakukan pencatatan tabungan sampah. Warga bisa memilih mencairkan saldo secara tunai atau menabungnya hingga satu tahun,” jelas Sudarti.
Ia menambahkan, jika diakumulasikan dalam satu bulan, total sampah anorganik yang terkumpul mencapai 1,7 ton. Bahkan, dalam kurun waktu 10 bulan berjalan, tabungan beberapa anggota bank sampah tercatat telah mencapai Rp 4 juta. rg








