BANJAR, HR – Sejumlah tokoh Kota Banjar yang tergabung dalam Tim 6 menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan gagasan strategis guna mempercepat pertumbuhan perekonomian daerah. Komitmen tersebut disampaikan dalam forum “Diskusi di Atas Meja” yang digelar di salah satu kafe di Kota Banjar, Jumat (12/12/2025).
Forum diskusi ini dihadiri tokoh masyarakat, Sekretaris Dinas PMPTSP Kota Banjar, Kasi KUKMP, Ketua HIPMI Kota Banjar, Wakil Ketua KADIN Kota Banjar, serta Ketua Pemuda Pancasila Kota Banjar.
Perwakilan Tim 6, Agus Nugraha, mengatakan diskusi tersebut menjadi langkah awal untuk memperkuat kolaborasi pembangunan antara Tim 6 dan Pemerintah Kota Banjar. Menurutnya, forum ini merupakan inisiatif Tim 6 yang selama ini konsisten mengkaji isu-isu strategis pembangunan ekonomi daerah.
“Kami memberikan saran dan konsep pengembangan ekonomi. Diskusi ini merupakan inisiatif Tim 6 dan akan terus berlanjut hingga akhir masa kepemimpinan Wali Kota,” ujar Agus.
Libatkan OPD dan Dunia Usaha untuk Rekomendasi Tepat Sasaran
Dalam diskusi tersebut, Tim 6 secara khusus melibatkan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta unsur dunia usaha. Agus menilai keterlibatan OPD, KADIN, dan HIPMI sangat penting agar rekomendasi yang dihasilkan benar-benar sesuai dengan kondisi faktual di lapangan.
“Kami melibatkan OPD, KADIN, HIPMI, serta organisasi kemasyarakatan Pemuda Pancasila agar pembahasan lebih komprehensif dan tepat sasaran,” tegasnya.
Agus juga mengapresiasi kinerja Pemerintah Kota Banjar yang dinilai menunjukkan perkembangan positif meski masa pemerintahan saat ini belum genap satu tahun.
“Sudah cukup baik, tetapi tetap perlu dukungan dan tambahan energi agar setiap kebijakan bisa berjalan optimal,” katanya.
Hasil Diskusi Disiapkan untuk Wali Kota Banjar
Agus menegaskan bahwa seluruh hasil diskusi Tim 6 akan disampaikan langsung kepada Wali Kota Banjar. Ia juga membuka peluang agar Wali Kota dapat hadir dalam diskusi lanjutan.
“Jika beliau berkenan bergabung, tentu menjadi hal yang positif. Yang terpenting adalah semangat bersama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Banjar,” ujarnya.
Lebih lanjut, Agus berharap ide-ide konstruktif yang dihasilkan dapat ditindaklanjuti secara konsisten, meskipun pemerintah menghadapi keterbatasan anggaran.
“Jika konsepnya baik, harus konsisten dijalankan. Tidak perlu memaksakan anggaran, karena yang terpenting adalah penataan dan keberanian menjalankan konsep,” tegasnya.
Agus menutup diskusi dengan menyampaikan bahwa pertemuan ini merupakan tahap awal dari rangkaian diskusi yang lebih luas. Ke depan, Tim 6 akan mengirim undangan resmi kepada OPD terkait agar koordinasi berjalan lebih terarah dan berkelanjutan. acep.s









