LAMSEL, HR – Euforia jelang perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Kabupaten Lampung Selatan tahun 2025 mulai terasa. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan resmi menggelar Lamsel Fest 2025 dengan tagline “The Crown of Krakatoa” sebagai rangkaian acara menyambut hari jadi kabupaten berjuluk Gerbang Sumatera itu.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan Job Fair 2025 yang dibuka Wakil Bupati Lampung Selatan, M. Syaiful Anwar, di GOR Way Handak, Kalianda, Kamis (6/11/2025).
Pameran kerja ini menyediakan 1.800 lowongan pekerjaan dari 45 perusahaan lintas sektor, mulai dari industri, perdagangan, jasa, perhotelan, makanan dan minuman, hingga ritel nasional.
“Job fair ini bukan sekadar acara rutinitas. Ini gerakan bersama untuk mempertemukan pencari kerja dengan dunia usaha secara cepat, transparan, dan efektif,” ujar Syaiful.
Selain membuka peluang karier, Lamsel Fest 2025 juga menghadirkan beragam hiburan dan atraksi menarik. Pada 8 November 2025, masyarakat dapat menikmati Pagelaran Musik Indie Teen di Pantai Sanggar Kalianda yang menampilkan musisi muda berbakat.
Kemeriahan berlanjut di Pantai Minang Rua pada 14 November 2025 dengan aksi jetski lintas laut dari Jakarta menuju Bakauheni, yang ditargetkan memecahkan Rekor MURI. Aksi spektakuler ini mencerminkan semangat bahari dan identitas Lampung Selatan sebagai gerbang wisata dan budaya Pulau Sumatra.
Acara terus berlanjut dengan Sportainment Fun Run 5K pada 15 November 2025, berlokasi di Lapangan Korpri, Kalianda. Kegiatan lari santai sejauh lima kilometer ini gratis untuk umum dan terbuka bagi semua kalangan, dengan hadiah menarik serta doorprize.
Sebagai penutup, Pawai Budaya, Expo UMKM, dan konser puncak akan menjadi magnet utama Lamsel Fest 2025. Penyanyi populer Tabola-Bale dijadwalkan tampil sebagai bintang tamu utama, menambah semarak perayaan HUT ke-69 Kabupaten Lampung Selatan.
Melalui Lamsel Fest 2025, Pemkab Lampung Selatan berharap dapat menumbuhkan semangat baru bagi masyarakat sekaligus memperkuat citra daerah sebagai destinasi wisata dan budaya unggulan di selatan Sumatra. santi








