Tuntun Pembayaran Upah Pekerja, Puluhan Organisasi PBB Gelar Demo

oleh -379 views
oleh
Tuntun Pembayaran Upah Pekerja, Puluhan Organisasi PBB Gelar Demo.

MAJALENGKA, HR – Puluhan organisasi Masyarakat Pemuda Batak Bersatu (PBB) DPC PBB Cirebon dan DPC PBB Kabupaten Majalengka didampingi Ormas Pemuda Pancasila melakukan aksi demo tuntut pembayaran upah pekerja di salah satu cabang PT BUMN  yang berkantor di Desa Rentang Kecamatan Jatitujuh Kabupaten Majalengka, Rabu (20 /12/2023).

Menurut keterangan Ketua DPC PBB Cirebon S.Sinamnela sekaligus koordinator aksi, “aksi unjuk rasa di gelar terkait pembayaran invoice pekerja PT MISI yang tidak terealisasi sejak bulan Mei 2023 yang pekerjaannya sudah selesai, dengan janji kontrak pembayaran 2 Minggu setelah invoice tapi kenyataannya sudah 7 bulan pembayarannya belum terealisasi,untuk itu kami datang untuk menagih janji mereka,” ujar S.Sinambela.

Dia menjelaskan, “nilai invoice kami sebesar Rp 1.372.000.000 yang belum terealisasi pembayarannya, Kami menuntut agar segera di lunasi sekarang, karena sudah tidak percaya lagi dengan janji janji mereka, Karna sebelumnya sudah membuat pernyataan sampai tiga kali, namun sampai saat ini semua omong kosong tidak ada artinya peryataan dan perjanjian tersebut,” ujarnya.

Sekitar pukul 13:30 Wib sempat ada ketegangan karena tidak ada salah satupun perwakilan dari pihak PT Kid Adhi Karya yang menemui kami, sehingga kami sempat melakukan aksi bakar ban, namun tetap tidak ada perwakilan yang bisa di temui.

Pada pukul 15:30 Kami menyisir Kantor tersebut berharap ada perwakilan yang menemui kami, “akhirnya kami bertemu dengan pa Yosep sebagai engineering & construcion yang sempat bersembunyi di Kamar mandi, dan kami mendinginkan suasana dengan mencari solusi kesepakatan terkait pembayaran upah pekerja yang belum terealisasi, Dari hasil pertemuan kedua belah pihak duduk bersama untuk mencari kesepakatan,” jelasnya.

“Kami sebagai Subcon sudah sepakat, Perusahaan akan membayarkan sisa tagihannya dengan 3 tahap yaitu tahap pertama Hari Kamis besok, tahap ke dua Hari Jumat tgl 22/12/2023, dan tahap ketiga setelah PPN dilunasi,” tuturnya.

Namun jika kesepakatan diingkari lagi, “Kami akan melaporkan ke pihak berwajib yaitu Kepolisian,” tegasnya.

“Sementara menurut pengakuan engineering & construcion perusahaan Yosep, mengaku ada sisa hutang pembayaran terlambat akibat ada keterlambatan termin dari bulan Juni sampai sekarang baru kemarin cair dan kita bayar dulu sebagian, Yosep mengaku pekerjaan sudah selesai, Dia mengaku dari BBWS sudah cair dan sudah di bayar dan Saya sudah konfirmasi ke bagian keuangan cuma dari salah satu konsorsium terganjal terminnya, mudah-mudahan pemeriksaan berkas 3-4 hari sudah beres, “Kami kedua belah pihak sudah sepakat untuk pembayaran sisa tagihan akan beres Minggu ini,” ujarnya.

Pantauan HR dilapangan Aksi demo berjalan aman dan kondusif di bawah pengawasan Polres Majalengka dan Polsek Jatitujuh.lintong situmorang

Tinggalkan Balasan