Sosialisasi Pengelola Depot Air Minum di wilayah UPTD Puskesmas Cigayam

CIAMIS, HR – UPTD Puskesmas Cigayam menggelar pertemuan dan pembinaan pengelola depot air minum (DAM) yang dilaksanakan di aula Desa Langkapsari, Kecamatan Banjaranyar, Kabupaten Ciamis, Selasa 30-04-2019.

Dalam pertemuan tersebit dihadiri oleh pengusaha Depot Air Minum se kecamatan Banjaranyar, dan para kepala desa se kecamatan Banjaranyar.

Tujuan diadakannya pertemuan tersebut mengingat pentingnya standaritas kualitas air yang diproduksi oleh depot air minum yang layak secara klinis dan bakteriologis. Pembinaan ini sendiri baru kali ini dilaksanakan di kecamatan Banjaranyar.

Menurut Ari Anggara Rianto sebagai penanggung jawab kesehatan masyarakat (UKM) Puskesmas Banjaranyar menyampaikan, di wilayah kecamatan Banjaranyar telah terdata 21 depot air minum dan ternyata dari 21 depot air minum tersebut masih ada yang belum memenuhi syarat standarisasi.

Apalagi semakin hari semakin banyak kebutuhan air, oleh karena itu, kata Ari, semakin meningkatnya populasi masyarakat semakin banyak pula kebutuhan akan air, karena air merupakan salah satu kebutuhan hajat manusia.

“Dengan dasar itulah seiring banyaknya penyelenggaraan depot di wilayah Puskesmas Cigayam tentu saja memerlukan pengawasan baik secara internal dan eksternal dari pemilik depot itu sendiri maupun dari Dinas Kesehatan terkait dan pemeriksaan secara berkala melalui uji bakteris,” ujarnya.

Hal senada dikatakan Herliana, Kasi Pembangunan kecamatan Banjaranyar menyampaikan, setiap pengelola Depot Air Mineral yang beroprasi di wilayah kecamayan Banjaranyar wajib mengajukan ijin seperti Izin Membuat Bangunan (IMB), SIUP dan uji baktereoligi dari Dinas Kesehatan.

Selain itu, para peserta diharapkan ketika penyampaian materi yang disampaikan oleh narasumber dari Dinas Kesehatn dapat dipahami dan bisa disampaikan kembali secara berkala kepada masyarakat dan depot-depot air minum di Banjaranyar.

Loading...

Hasil dari pertemuan ini akan dibuat kesepakatan bersama antara dinas dan pengusaha tentang standarisasi usaha depot air mineral tandanya. koes

Tinggalkan Balasan