Sosialisasi P2KP Kota Adm Jakbar

oleh -269 views
JAKARTA, HR – Pemko Jakbar bersama Koordinator P2KP Jakbar menggelar sosialisasi Program Peningkatan Kualitas Permukiman (P2KP), dan dihadiri PPK P2KP Cipta Karya Kemen PUPR, Selasa (29/9).
Kanpenko Adm Jakbar, Ending Wahyudin, menjelaskan bahwa di wilayahnya memiliki permasalahan lingkungan di tingkat RW sehingga dikategorikan sebagai RW kumuh.
Berdasarkan direktori RW kumuh tahun 2008 terdapat 95 RW kumuh yang tersebar di 37 kelurahan. Menyikapi itu, ungkap Wahyudin, Pemprov DKI telah melakukan penanganannya dengan tiga tahun anggaran. Tahun anggaran 2010 tertangani 25 RW, 2011 tertangani 36 RW, dan 2012 tertangani 34 RW. Namun, setelah dilakukan penanganan, data RW kumuh 2013 menjadi 66 RW kumuh.
Menurut PPK P2KP Cipta Karya Kemen PU, Rehan, ada tujuh indikator permasalahan infrastruktur permukiman, yakni bangunan gedung, jalan lingkungan, penyediaan air minum, drainase, pengelolaan air limbah, pengelolaan sampah, pengamanan kebakaran.
Terkait tujuh indikator itu, Asisten Kesmas Pemko Adm Jakbar, HM Andi, mengatakan, pola penanganan RW kumuh di Jakbar dilakukan dua kewenangan, yakni kewenangan Provinsi meliputi perbaikan lingkungan, peremajaan lingkungan, pembangunan baru, dan relokasi. Selanjutnya ada kewenangan Pemko Jakbar, meliputi perbaikan lingkungan (perbaikan jalan orang dan saluran di jalan MHT), peremajaan lingkungan (pembangunan PSU di kampung deret), beautifikasi kawasan permukiman (penghijauan dan pembangunan PJU), peningkatan sarpras persampahan, dan peningkatan peran serta masyarakat.
Terkait itu, Koordinator P2KP Jakbar, Laode Awaludin, menjelaskan bahwa target P2KP 2015 adalah menyusun profile permukiman di seluruh lokasi P2KP, menyusun indikasi program/kegiatan pencapaian 100-0-100 tingkat komunitas, dan penguatan kelembagaan LKM menjadi Mandiri. ■ kornel/didit

Tinggalkan Balasan