SMPN 3 Mengwi Menuju FLS2N Nasional di Manado

oleh -194 views
BALI, HR – Prestasi gemilang kembali di raih oleh lima siswa SMPN 3 Mengwi. Berhasi keluar sebagai juara di tingkat Provinsi Bali, dalam lomba musik tradisional. Secara otomatis anak-anak SMPN 3 Mengwi, berhak untuk tampil di ajang yang lebih tinggi, untuk mewakili Bali di tingkat Nasional, yang akan di adakan di Manado, Sulawesi pada bulan Agustus ini,2016.
Kepala SMPN 3 Mengwi
Raihan prestasi yang di patut di banggakan oleh siswa SMPN 3 Mengwi,tak lepas dari peran sang pelatihnya, I Wayan Wiryana,.S.Sn,.N.Si.
“Kami tentu akan mensuport semua kegiatan anak-anak,apalagi ini akan membawa nama Bali, harapan kami,tradisi juara akan tetap bisa di raih oleh anak-anak kami,” harap I Putu Sukastawan,beberapa hari lalu di ruangannya.
Tradisi juara musik tradisional, memang bukan hal baru bagi SMPN 3 Mengwi. Di tingkat Provinsi, sekolah yang pernah juga menyabet juara tingkat Nasional dalam lomba yang sama, pada tahun 2015 lalu, Sukastawa optimis masih bisa di pertahankan.
“Mental juara sudah melekat pada diri anak-anak didik kami, apalagi ini bukan yang pertama bagi mereka, tentu kami sangat bangga,jika mereka mampu mengaharumkan nama Badung khususnya, dan nama Bali pada umumnya, sehingga daerah lain,tahu kalau kreasi anak-anak,khususnya di Bali, kesenian adat dan budaya,masih belum bisa di geser oleh budaya luar,” bangga pria berkacamata ini.
Keberhasilan SMPN 3 Mengwi dalam melanjutkan prestasi sekolahnya dengan meraih gelar juara musik tradisional tingkat nasional, secara berturut-turut. Tentu bukan hal gampang, selain membutuhkan dukungan dari Pemerintah,peran orang tua juga punya andil besar. Apalagi untuk lomba-lomba seperti itu, terkadang sekolah kelebakan.
“Ini memang tantangan bagi kami,bagaimana mengembangkan bakat anak,serta memotivasi mereka, dengan sumberdaya yang ada,tanpa harus mengorbankan minat dan keinginan anak,” jelas Sukastawa.
Prestasi SMPN 3 Mengwi dalam lomba Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional ( FLS2N-red ). Ini menjadi gelar ketujuh secara berturut-turut. Tak salah jika mereka pun di dapuk sebagai ikon banjar.
Namun ini bukan jadi kali pertama bagi kelima siswa SMPN 3 Mengwi tersebut membawakan pementasan yang mereka lakukan.
Beberapa waktu lalu, pertunjukkan ini sebelumnya telah mereka bawakan di Palembang dan meraih juara tingkat nasional dalam Kejuaraan Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) melawan peserta dari total keseluruhan 34 provinsi. ini menjadi tahun ketujuh secara berturut-turut bagi mereka meraih juara untuk kategori musik tradisional.
Terjaringnya para peserta,atas dasar menyenangi musik tradisional, itulah yang mengantarkan kelima remaja yang sekarang duduk di kelas VIII ini,nantinya di harapkan mampu menyabet penghargaan tertinggi di Manado. Diakui Putu Sukastawa, musik tradisional memang menjadi sesuatu yang mereka gemari dan membuat mereka bisa mencetak prestasi.
“Karena memang senang bidang ini, jadi kami serius menekuninya,” ujar Sukastawa.
Bahkan Sukastawa menambahkan, keberhasilan anak didiknya menjadi juara baik di tingkat regional hingga nasional menjadikan mereka ikon di banjar-nya masing-masing.
Mereka bisa menjadi contoh untuk anak-anak seusia mereka dalam melestarikan seni Bali.
“Mereka sekarang ini selain menjadi kebanggaan sekolah dan keluarga, juga menjadi ikon di banjarnya masing-masing. Harapannya mereka bisa meginspirasi anak-anak lain untuk melestarikan seni di Bali,” tambah mantan Kepala SMPN 4 Mengwi ini.
Latihan yang intens namun tetap memperhatikan mood dari para siswa ini itulah yang diterapkan I Wayan Wiryana. Menjadi salah satu contoh dalam mengembangkan bakat anak.
Tak hanya itu, konsep musik dan cerita anak yang sesuai, itu juga yang difokuskan oleh mereka. ans


(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Tinggalkan Balasan