Samsat Balaraja Capai Target Sangat Maksimal

oleh -280 views
TANGERANG, HR – Samsat Balaraja bekerjasma dengan Satlantas Polres Kab Tangerang menggelar razia penunggak Pajak Kendaraan bermotor, 4-5 Desember 2017. Tujuan razia itu untuk menjaring penunggak pajak kendaraan bermotor agar memenuhi kewajibannya sebagai wajib pajak yang taat, serta merengkuh target maksimal penyerapan pajak kendaraan bermotor (PKB) di wilayah Kab Tangerang.
Razia itu digelar di Jalan Baru Pemda Tigaraksa dan Jalan Raya Serang Km 22. dari razia itu, aparat berhasil menjaring 105 kendaraan bermotor yang pajak kendaraannya telah mati.
“Bahwa kami telah berupaya semaksimal mungkin untuk lebih mencapai target itu, memang saat ini masih per tanggal 5 Desember pencapaian target UPT Balaraja mencapai hasil yang maksimal sebesar Rp 970.198.265.808 prosentasenya 94,50 %. Target kekurangan hanya sedikit untuk pertanggal 6 Desember 2017 sebesar Rp 60.298.239.317,” ungkap Ika Sri Erika pada HR.
Pihaknya sudah berupaya maksimal agar pendapatan PKB meningkat dan pihaknya juga sudah mengadakan kegiatan sosialisasi, door to door, razia pajak hingga menyediakan Samsat Keliling.
“Kesadaran masyarakat untuk membayar kewajiban pajak masih minim dan belum paham arti pentingnya pajak dari kita dan untuk kita,” ujar Ika Sri Erika sembari menjelaskan tentang 10 kecamatan yang berada di luar lingkup Samsat Balaraja yaitu masuk kedalam ruang lingkup Samsat BSD Kota Tangerang Selatan yaitu Curug, Legok, Pagedangan, Cisauk dan Kelapa Dua. Sedangkan 5 kecamatan yang masuk ke dalam ruang lingkup Samsat Cikokol Kota Tangerang yaitu Teluknaga, Kosambi, Pakuhaji, Sepatan Induk dan Sepatan Timur. Maka PAD yang masuk untuk pajak sudah berbeda lagi dan sudah masing-masing UPT untuk PAD ke Pemerintah Provisi Banten.
Samsat Balaraja merupakan contoh dalam segala bentuk kegiatan Samsat lainnya yang memang semua aturan dan proses sama, namun Balaraja lebih unggul dari Samsat lain yang berada di Provinsi Banten. Target tercapai jauh berbeda dengan samsat lainnya. Balaraja merupakan UPT yang memang benar-benar memiliki potensi yang baik dalam segala aspek kegiatan agar mendapatkan hasil yang terbaik untuk pajak Provinsi Banten.
“Kitapun harus sadar, pajak itu untuk kita dan dari kita, maka kegiatan apapun jika UPT tidak memiliki kinerja baik tidak akan mendapat hasil pencapaian yang maksimal untuk pajak,” ujar Ika Sri Erika.
Namun UPT Balaraja memang selalu menjadi primadona dari semua UPT yang berada di Provinsi Banten bahkan pelayanan cepat serta melayani dan sebagai pelayanan masyarakat yang terbaik, pada masyarakatnya sehingga masyarakat merasa puas dengan membayar kewajiban pajak pada UPT Balaraja.
“Karena memang pajak adalah untuk kita dan dari kita maka sebagai warga negara yang baik harus taat dengan kewajibannya membayar pajak,” ujarnya lagi.
Beberapa personil UPT Bapenda Balaraja ikut melaksanakan razia dan ikut meningkatan pendapatan UPT Bapenda secara langsung diantaranya adalah dari pihak Jasa Raharja dan Polres Metro Tigaraksa.
Pendapatan dan Penetapan oleh Hj Ika Sri Erika SSos MSi dan dan PLT UPT Balaraja Opar Sohari menjelaskan, bahwa sudah 96% pencapainya dengan kinerja yang sangat maksimal sampai pertanggal 5 Desember 2017. linda


(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Tinggalkan Balasan