Sampai Kapan Pengguna Jalan Depan PT CLI Dapat Bernafas Lega ?

oleh -209 views
TANGERANG, HR – Sering kali macet yang berkepanjangan dapat mengakibatkan kerugian yang sangat besar pada pengguna jalan, khususnya di Jalan Raya serang Cikupa persisnya di depan PT Ching Luh Indonedia (CLI) depan Polsek Cikupa, kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang.
Parahnya jalur lintas di sana disebabkan oleh antrian karyawan PT CLI yang kurang lebih 3.000 orang pengguna jalan kaki.
Disini siapa bersalah dalam hal ini. Pengusaha yang kurang perduli dengan macet nya jalur lintas yang berada persis di depan polsek Cikupa.yang seharusnya perusahaan lebih mementingkan karyawannya.
Pengusaha layak dan harus mengadakan jemputan untuk karyawan. Agar jalan tersebut tidak selalu macet di saat saat pagi hari ketika karyawan masuk bekerja dan sore hari pulang kerja. Dalam hal ini siapa yang di salahkan. Dishub kah Polsek kah, Pengusaha kah yang salah dalam hal ini.
HR menyaksikan kepolisian cikupa sudah mengatur jalan dengan baik agar macetan. Anggota Polsek Cikupa sudah bekerja dengan kondusif, untuk mengatur jalur cikupa. Hanya saja kendaraan umum seperti angkot yang sembarangan untuk mengambil penumpang, hingga mengakibatkan kemacetan tidak ada kesadaran dalam hal ini.
Dinas perhubungan yang seharusnya dapat bekerja sama dengan Polsek cikupa untuk mengatasi kemacetan setiap hari. Di depan PT CLI. Mengapa Dishub tidak ada bekerja sama dengan Aparat ke polisian cikupa. Bahkan perusahaan Tutup mata dalam Hal ini. HR melihat hanya Aparat Poksek Cikupa yang setiap hari sibuk.
Ketika HR mengkonfirmasi karyawan Ching Luh Indonedia selepas pulang bekerja mengatakan saya sendiri juga lelah bertahun tahun seperti ini. Macet yang tidak mau saling mengalah dalam hal ini. Bahkan PT CLI tutup mata tidak ada sama sekali dari security atau orang dalam pabrik ikut andil untuk mengatasi kemacetan yang sudah mendarah daging.
Mengapa orang Dinas perhubungan tidak ada bekerja sama dengan Polsek Cikupa guna membantu kemacetan yang tidak ada solusinya.
Kanit Laka Lantas Cikupa Dodid mengatakan hampir setiap hari kemacetan terjadi. Karna banyak pengguna jalan dan Angkot yang semerawut. Namun sudah menjadi Tugas dan kewajiban Kami untuk mengatasi ini semua. Bahkan kami siap mengkondusifkan nya. Bila pengguna jalan susah di atur maka ke inginan saya pasang pembatas sampai di depan kecamatan.
Dihimbau terutama pada PT CLI agar sesegera mungkin dapat memberikan win win solusion dalam hal ini, supaya mengurangi kemacetan di depan wilayah perusahaan. linda

Tinggalkan Balasan